Perkuat Infrastruktur Logistik Industri, Chandra (CDIA) Tambah Armada Kapal Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terus memperkuat lini bisnis logistiknya melalui anak usaha PT Chandra Shipping International (CSI), dengan meluncurkan armada kapal logistik kimia cair terbaru berkapasitas 9.000 Deadweight Tonnage (DWT) bernama Novah.
Manajemen CDIA menyampaikan bahwa kapal tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026 untuk melayani distribusi domestik maupun internasional.
Baca Juga
Pemerintah Tetapkan Bea Keluar Emas hingga 15%, Berlaku 23 Desember 2025
“Dengan kemampuan beroperasi lintas wilayah, kehadiran kapal Novah meningkatkan fleksibilitas serta kapasitas logistik CDIA dalam mendukung kebutuhan industri kimia yang terus berkembang,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (10/12/2025).
Dalam proses pembangunannya, CDIA menggandeng galangan kapal asal Jepang, Usuki Shipyard, yang dikenal dengan teknologi modern dan efisiensi operasional. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan armada yang andal dan sesuai kebutuhan distribusi komoditas kimia cair.
“Sebagai salah satu aset logistik utama, kapal Novah memainkan peran penting dalam memperkuat layanan infrastruktur industri CDIA. Kapal ini diharapkan memastikan kelancaran rantai pasok sekaligus meningkatkan konektivitas perdagangan lintas negara,” ujar manajemen.
Baca Juga
Laba Folago Global (IRSX) Melonjak 12 Kali Lipat di 2025, Manajemen Ungkap Fakta Ini
Penambahan kapal melalui CSI juga mendukung agenda hilirisasi industri kimia yang dijalankan Chandra Asri Group selaku induk usaha. Proyek Pabrik Chlor Alkali dan Pabrik EDC (Ethylene Dichloride) membutuhkan solusi logistik kimia cair yang aman, efisien, dan berkapasitas besar untuk memastikan distribusi bahan baku hingga produk hilir ke berbagai pasar.
Saat ini, CSI mengoperasikan dua belas armada kapal. Dengan hadirnya Novah, CDIA semakin menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur industri yang terintegrasi. Penambahan armada ini diharapkan memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan sektor industri di tingkat nasional maupun regional.

