Raksasa Teknologi China Ant Group Dikabarkan Bidik Akuisisi GoPay, Ini Respons GoTo Financial
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Ant Group, raksasa teknologi keuangan asal China dikabarkan tengah menjajaki langkah strategis untuk mengakuisisi PT Dompet Anak Bangsa (GoPay), layanan pembayaran digital milik GoTo Group. Langkah ini dinilai sebagai upaya terbaru Alibaba Group untuk menembus pasar pembayaran Indonesia yang memiliki regulasi ketat.
Menurut sumber, akuisisi GoPay menjadi opsi paling realistis setelah bertahun-tahun upaya peluncuran Alipay di Indonesia tersendat, terutama akibat perbedaan pandangan terkait penerapan QRIS dan aturan penyelesaian transaksi lintas batas.
Jika akuisisi terealisasi, Ant Group akan memperoleh platform pembayaran berlisensi penuh, sehingga dapat mempercepat implementasi Alipay di Indonesia. Hal ini juga akan memperkuat kemampuan Ant Group dalam melayani wisatawan China sekaligus memperluas layanan bagi pengguna lokal di tengah pesatnya pertumbuhan ekosistem pembayaran digital nasional.
Baca Juga
GoTo dan Alibaba Cloud Rampungkan Migrasi Infrastruktur GoTo Financial ke Cloud Lokal
Sementara itu, Head of Corporate Affairs GoTo Financial Audrey P Petriny membantah kabar tersebut. "Kami pastikan tidak ada diskusi mengenai hal tersebut. Informasi yang beredar tidak berdasar dan sepenuhnya spekulatif," katanya kepada Investortrust, Jumat (28/11/2025).
"Fokus kami di GoTo Financial tetap pada memberikan yang terbaik bagi pengguna, merchant, mitra dan pemangku kepentingan lainnya," tambahnya.
Untuk informasi, GoPay dan Alibaba memiliki hubungan melalui kolaborasi antara GoTo (perusahaan induk GoPay) dan Alibaba Cloud, yang berfokus pada infrastruktur cloud untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi transaksi GoPay. Ada juga diskusi masa lalu di mana pakar menyarankan Alibaba untuk bermitra dengan GoPay dalam mengembangkan sistem pembayaran elektronik di Indonesia. Secara terpisah, Alipay adalah sistem pembayaran milik Alibaba yang berbeda dengan GoPay milik Indonesia.
GoTo Group, ekosistem digital terbesar di Indonesia, dan Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan buatan dari Alibaba Group, mengumumkan keberhasilan proses migrasi infrastruktur GoTo Financial ke pusat data Alibaba Cloud pada Juni 2025.
Baca Juga
GoPay Catat Pengguna Aktif Bulanan Naik 29% Tembus 24,2 Juta hingga Kuartal III
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis yang dimulai pada September 2024, serta menjadi bagian krusial dari salah satu proyek migrasi cloud terbesar dan paling kompleks di Indonesia. Langkah migrasi ke infrastruktur Alibaba Cloud yang aman dan berkinerja tinggi ini diharapkan dapat menyederhanakan operasional, menurunkan beban biaya, dan meningkatkan efisiensi layanan bagi jutaan pengguna GoPay.
GoPay mencatat jumlah pengguna aktif yang bertransaksi mencapai 24,2 juta per bulan hingga kuartal III 2025. Capaian tersebut menegaskan posisi GoPay sebagai salah satu layanan dompet digital terbesar di Indonesia. Menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 9% dibandingkan kuartal sebelumnya dan 29% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan transaksi di ekosistem Gojek dan mitra lainnya.
“Pengguna bertransaksi bulanan mencapai 22,4 juta, naik 9% secara kuartalan dan 29% tahunan, didukung oleh peningkatan adopsi aplikasi GoPay,” tulis manajemen GoTo dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (11/11/2025).

