IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,33%, Sebaliknya Sejumlah Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (28/11/2025), ditutup lanjutkan pelemahan 27,87 poin (0,33%) menjadi 8.517. Rentang pergerakan harga 8.513-8.573 dengan nilai transaksi Rp 10,40 triliun.
Penurunan dipicu atas berlanjutnya pelemahan saham sektor material dasar 1,01%, sektor teknologi 1,86%, sektor keuangan 0,61%, sektor konsumer primer 0,05%, dan sektor transportasi 0,27%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor properti, infrastruktur, konsumer non primer, dan material dasar.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun karena The Fed Bikin Pasar Galau
Meski indeks melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham STAR melesat 34,78% menjadi Rp 186, PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) naik 34,34% menjadi Rp 266, dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) naik 34,07% menjadi Rp 122. ARA juga melanda saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) menjadi 24,77% menjadi Rp 680 dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) naik 19,69% menjadi Rp 7.600.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 56,27 poin (0,65%) menjadi 8.545 diikut dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 283,93 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham BUMI Rp 659,51 miliar, BBRI Rp 303,98 miliar, dan BBCA Rp 157,97 miliar.
Baca Juga
Bluebird Perkuat Armada dan Layanan di Semarang, Pelanggan Tumbuh 36% Jelang Akhir Tahun
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer non primer, energi, teknologi, keuangan, konsumer primer, hingga kesehatan. Sebaliknya sektor properti, infrastruktur, material dasar, dan industri menguat.
Meski anjlok, sejumlah saham ini berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SOTS naik 24,87% menjadi Rp 472, BBYB naik 24,75% menjadi Rp 494, TNCA naik 24,58% menjadi Rp 294, dan CTBN menguat 19,81% menjadi Rp 6.350.

