IHSG Sesi I Ditutup Melemah Tipis, Sebaliknya Saham KBLV, MFIN, dan MINE Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (19/8/2025), ditutup melemah 7,34 poin (0,09%) menjadi 7.891. Pergerakan indeks fluktuatif dengan rentang pergerakan 7.875-7.931 dengan nilai transaksi Rp 9,90 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan saham sektor keuangan 0,14%. Sebaliknya saham-saham lainnya mencatatkan penguatan, yaitu saham properti 1,17%, sektor industri 1,71%, sektor energi 0,89%, sektor konsumer non primer 0,79%, dan saham teknologi 0,74%.
Baca Juga
OJK Sebut Lebih dari Rp 120 Triliun Dana Masyarakat Hilang Akibat Kejahatan Keuangan
Meski indeks melemhah, tiga saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT First Media Tbk (KBLV) sebanyak 34,85% menjadi Rp 178, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) sebanyak 25% menjadi Rp 1.200, dan PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) naik 24,75% menjadi Rp 630. Kenaikan juga melanda saham PT Cahayasakti Investindo Sukes Tbk (CSIS) naik 31,25% menjadi Rp 126 dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik 30,57% menjadi Rp 252.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham INPP melemah 10,20% menjadi Rp 880, ARTA melemah 10,12% menjadi Rp 3.110, PGUN melemah 9,86% menjadi Rp 1.280, AMMS melemah 9,66% menjadi Rp 159, dan ZYRX melemah 7,87% menjadi Rp 164.
IHSG pekan lalu ditutup melesat sebanyak 4,84% ke level 7.898,37, bahkan sempat sentuh rekor tertinggi atau ATH 8.018,06. Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar (market cap) BEI ke level tertinggi baru Rp 14.267 triliun.
Baca Juga
BEI juga mencatatkan rekor pembelian bersih (net buy) saham minguan mencapai Rp 6,67 triliun sepanjang 11-15 Agustus 2025. Catatan net buy tersebut jauh lebih tinggi, dibandingkan net buy pekan lalu Rp 124,22 miliar.
Kenaikan indeks pekan lalu didorong penguatan sebanyak 495 saham dan 182 saham ditutup stagnan. Hanya 279 saham yang ditutup melemah. Saham penyumbang utama kenaikan indeks pekan ini, yaitu saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 28,04%, BBRI naik 11,35%, DSSA menguat 17,81%, dan TLKM naik 12,59%. Sebaliknya saham pemberat IHSG pekan ini datang dari penurunan saham BRPT, MDKA, AMMN, ANTM, dan AMRT.

