IHSG Tertekan, Kiwoom Sekuritas Proyeksikan Pelemahan ke 8.285
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kiwoom Sekuritas memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melanjutkan pelemahannya ke level 8.285 pada perdagangan Rabu, (19/11/2025).
Pada perdagangan Selasa, (18/11/2025) IHSG terpangkas 54,96 poin atau 0,65% dan menutup sesi di 8.361,93, berada sedikit di bawah Support MA10. Posisi ini dinilai mengancam keberlangsungan bullish swing yang terbentuk sejak awal November.
Tekanan jual asing juga masih mendominasi. Meski asing mencatat beli bersih all market sebesar Rp 281,3 miliar, namun di pasar reguler terjadi net sell Rp 320 miliar, dengan saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BRPT, ANTM, MDKA, hingga ADRO menjadi sasaran distribusi.
Penutupan IHSG yang menjauh dari level psikologis membuat indeks semakin rentan memasuki fase konsolidasi lanjutan, terlebih dalam sepekan terakhir IHSG tampak kesulitan menembus area resistance all-time high 8.450–8.478.
Mencermati dinamika tersebut, riset Kiwoom mengingatkan pelaku pasar untuk lebih berhati-hati. “Kami ingatkan para investor/trader untuk bersiap untuk kurangi posisi lebih banyak lagi hari ini, antisipasi IHSG meluncur turun ke support berikutnya: MA20 / 8.285,” tulis riset Kiwoom Sekuritas Rabu, (19/11/2025).
Baca Juga
Kiwoom menekankan sentimen pasar global yang masih gamang di area tertingginya menambah alasan bagi investor untuk memperketat manajemen risiko.
Di sisi lain, Kiwoom turut membagikan trading idea untuk beberapa saham yang dinilai masih memiliki ruang pergerakan menarik di tengah pasar yang fluktuatif di antaranya:
BBNI
Entry Buy: 4.370 – 4.460
Target Price: 4.580 – 4.700
Support: 4.310 – 4.370
Cut loss: 4.290
BBTN
Entry Buy: 1.175 – 1.210
Target Price: 1.250 – 1.290
Support: 1.160 – 1.175
Cut loss: 1.150
TAPG
Entry Buy: 1.655 – 1.720
Target Price: 1.800 – 1.870
Support: 1.625 – 1.655
Cut loss: 1.615
TPIA
Entry Buy: 7.250 – 7.500
Target Price: 7.800 – 8.100
Support: 7.125 – 7.250
Cut loss: 7.075

