AMMN Ungkap Kegiatan Eksplorasi Terbaru, Kucurkan Biaya Rp 96 Miliar
JAKARTA, Investortrust.id – Emiten tambang emas-tembaga, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menggelontorkan dana eksplorasi sebesar US$ 6,27 juta atau sekitar Rp 96,49 miliar (Kurs Rp 15.930 per dolar AS) selama kuartal IV-2023.
Sekretaris Perusahaan PT Amman Mineral Internasional Tbk, Vemmy Febrianti mengatakan, kegiatan ekplorasi dilakukan oleh anak perusahaan Perseroan, PT Amman Mineral Internasional (PT AMI).
Adapun kegiatan eksplorasi mencakup wilayah IUPK Blok I, II dan III, di Sumbawa. ‘’Tidak ada kegiatan eksplorasi lapangan di Blok IV, Lampui,’’ urai dia dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (10/1/2024).
Secara rinci disampaikan, untuk wilayah IUPK Blok I PT AMI mengeluarkan biaya program pengeboran sumber daya pit (termasuk biaya uji sampel inti) berjumlah sekitar US$ $ 3,12 Juta. Pengeboran ini dilakukan di area kerja Tambang Batu Hijau Cu-Au.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) Angkat Suara soal Volatilitas Harga Saham di Bursa Efek
‘’Tujuan dari program pengeboran yang sedang berlangsung adalah untuk meningkatkan klasifikasi kepercayaan sumber daya di bawah desain pit Batu Hijau Fase-8,’’ kata dia.
Sedangkan untuk Blok II, kegiatan eksplorasi meliputi pengeboran dan pemetaan geologi dengan biaya sekitar US$ 2,68 Juta. Pengeboran ini dilakukan di area kerja proyek Elang Cu-Au, proyek Alma Cu-Au dan proyek Sebu Timur.
Adapun tujuan eksplorasi di Blok II yaitu, dalam rangka melanjutkan pengeboran pengembangan sumber daya di deposit Elang Cu-Au. ‘’Tujuan pengeboran infill dalam rangka merapatkan informasi geologi, memperbaiki model geologi dan meningkatkan tingkat kepercayaan klasifikasi sumber daya,’’ imbuhnya.
Pengeboran eksplorasi di Alma bertujuan untuk menguji potensi mineralisasi porfiri Cu-Au di bawah lithocap, pemetaan geologi secara terperinci juga dilakukan, lalu pemetaan geologi terperinci di Sebu Timur dilakukan pada area anomali IP konduktivitas dan resistivitas yang signifikan.
Baca Juga
Sedangkan pada Blok III, program pengeboran eksplorasi dan biaya pemetaan geologi yang dikeluarkan (termasuk sampel inti dan biaya uji batuan) sebesar sekitar US$ 0,46 Juta.
Tujuan dari program pengeboran eksplorasi di Blok III adalah untuk menguji potensi mineralisasi porfiri Cu-Au di bawah lithocap, kemudian pemetaan geologi secara terperinci dilakukan di area anomali Cu-Au yang signifikan dari hasil analisa sampel tanah di bagian barat laut Blok Rinti.
‘’Selanjutnya Perseroan akan melanjutkan program ekplorasi di masing-masing Blok I hingga IV pada kuartal I-2024,’’ pungkas Vemmy.

