IHSG Sesi I Menguat 0,15%, Empat Saham Dipimpin KDTN hingga SRAJ Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (14/11/2025), ditutup menguat 12,44 poin (0,15%) menjadi 8.384,44. Rengan pergerakan 8.370-8.417 dengan nilai transaksi Rp 11,71 triliun.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan saham sektor infrastruktur 1,30%, sektor properti 0,92%, dan sektor transportasi 0,86%. Sisanya sektor energi, material dasar, industri, konsumer primer, konsumer non primer, kesehatan, teknologi, dan keuangan turun tipis.
Baca Juga
Luncurkan Climate Transition Plan, TBS Energi (TOBA) Percepat Transformasi Bisnis Rendah Karbon
Saham dengan kenaikan ini, empat saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham KDTN naik 24,48% menjadi Rp 356, PURI melesat 24,72% menjadi Rp 1.110, TRUK naik 23,75% menjadi Rp 494, dan SRAJ menguat 20% menjadi Rp 15.900. Meski tak ARA, saham DPUM melesat 25% menjadi Rp 85 dan MORA naik 18,23% menjadi Rp 6.000.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 16,57 poin (0,20%) menjadi 8.372 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,91 triliun. Net buy jumbo dipicu adanya crossing saham CASA Rp 2,68 triliun. Net buy selanjutnya dicatatkan saham EMAS Rp 605,55 miliar dan BUMI Rp 179,82 miliar.
Baca Juga
Pelemahan indeks kemarin dipicu koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industri turun 1,50%, sektor teknologi 1,23%, konsumer non primer melemah 0.62%, sektor konsumer primer 0,49%, dan sektor konsumer non primer 0,62%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur, properti, kesehatan, dan keuangan.
Sejumlah saham dengan torehan auto reject atas (ARA), yaitu saham SWID menguat 34,78% menjadi Rp 124, CSIS naik 25% menjadi Rp 330, MORA menguat 25% menjadi Rp 5.075, JECC naik 25% menjadi Rp 1.375, BEEF naik 24,80% menjadi Rp 780, dan CSMI naik 24,41% menjadi Rp 316.

