Emtek (EMTK) Bagikan Dividen Interim Rp 305,7 Miliar, Cek Jadwalnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek akan menetapkan dividen tunai interim tahun buku 2025 senilai Rp 305,74 miliar atau setara Rp 5 per saham. Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui oleh dewan komisaris pada 7 November 2025.
Perseroan menegaskan bahwa dividen interim tersebut tidak melibatkan efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham. Berikut jadwal pembagian dividen EMTK, yaitu cum dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada 19 November 2025 dan pembayaran dividen paling cepat 11 Desember 2025 dan selambat-lambatnya 10 hari setelah tanggal pencatatan.
Baca Juga
Net Sell Melanda Rp 649,30 Miliar, Pemodal Asing Lepas BBCA hingga INET
Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja keuangan EMTK hingga 30 September 2025, yaitu laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 6,43 triliun, saldo laba ditahan sebesar Rp 15,04 triliun, dan total ekuitas mencapai Rp 54,50 triliun.
Sebelumnya, Analis Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana mengatakan bahwa harga saham EMTK telah melonjak hampir tiga kali lipat dalam setahun terakhir terdorong sejumlah faktor fundamental, sentimen pasar, dan strategi korporasi yang menarik perhatian investor.
Kenaikan harga juga didukung kinerja keuangan EMTK hingga September 2025. “Darisisi fundamental, kinerja keuangan EMTK mencatat lonjakan luar biasa pendapatan naik 58,7% pada semester I-2025 dan 57,8% pada sembilan bulan pertama 2025, sementara laba bersih melonjak lebih dari 1.000% secara tahunan,” kata Hendra.
Baca Juga
Emtek (EMTK) Lagi-lagi Borong 256,98 Juta Saham SCMA, Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar
Menurutnya, lonjakan laba tersebut terutama dipicu oleh keuntungan investasi dari penjualan sebagian kepemilikan saham EMTK di Grab Holdings yang nilainya mencapai triliunan rupiah. “Penjualan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk melakukan realisasi keuntungan dan memperkuat posisi kas perusahaan, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi EMTK untuk mempercepat ekspansi di sektor digital dan keuangan,” terang dia.
Pergerakan saham EMTK juga akan dipengaruhi rencana IPO saham Superbank, anak usaha EMTK melalui PT Elang Media Visitama yang memiliki 31,11% saham di bank tersebut turut menjadi katalis penting yang mendorong optimisme pasar.

