IHSG Dibuka Melesat 46 Poin, Saham MORA dan UANG Langsung ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/11/2025), dibuka melesat sebanyak 46,72 poin (0,56%) menjadi 8.437. Penguatan ditopang seluruh sektor saham.
Kenaikan terbesar dicatatkan sektor saham industri, material dasar, konsumer non primer, infrastruktur, teknologi, properti, dan keuangan. Kenaikan juga melanda saham sektor energi dan konsumer primer.
Baca Juga
Sedangkan saham dengan kenaikan tertinggi, yaitu MORA naik hingga auto reject atas (ARA) 25% menjadi Rp 3.250 dan UANG melesat hingga ARA 24,72% menjadi Rp 3.380. Kenaikan juga melanda saham FPNI menguat 22,33% menjadi Rp 630, FIRE naik 21,59% menjadi Rp 107, dan BLUE naik 15,38% menjadi Rp 3.750.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah tipis sebanyak 3,35 poin (0,04%) menjadi 8.391,24, meski demikian pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 415,82 miliar. Net buy terbanyak melanda saham BREN senilai Rp 310,50 miliar, MORA Rp 297,89 miliar, dan DEWA Rp 92,48 miliar.
Baca Juga
RUPSLB Besok, Garuda (GIAA) Ungkap Skema Suntikan Dana Rp 23,67 Triliun dari Danantara
Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas sektor saham yang justru menguat, seperti sektor industri naik 3%, sektor material dasar menguat 1,19%, sektor properti naik 2,55%, sektor teknologi menguat 3,87%, dan sektor infrastruktur menguat 1,29%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,74%.
Meski indeks melemah tipis, enam saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham URBN menguat 34,78% menjadi Rp 186, BLUE naik 25% menjadi Rp 3.250, INET melesat 25% menjadi Rp 400, UANG naik 24,88% menjadi Rp 2.710, GLVA menguat 24,86% menjadi Rp 462, dan PJHB menguat 24,27% menjadi Rp 640.

