IHSG Kembali Koreksi Awal Transaksi, Saham WOMF, ACRO, dan IBOS Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/2/2024), dibuka menguat tipis ke level 7.339,77. Namun beberapa detik kemudia, indeks melemah mencapai 25 poin (0,40%) menjadi 7.315.
Penurunan indeks dipicu pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi, sektor keuangan, sektor properti, dan sektor konsumer non primer. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, konsumer primer, material dasar, dan transportasi.
Baca Juga
WOM Finance (WOMF) Cetak Kenaikan Laba Jadi Rp 236,40 Miliar
Di tengah pelemahan indeks, tiga saham ini torehkan penguatan di awal transaksi, yaitu saham PT WOM Finance Tbk (WOMF) naik Rp 58 (15,26%) menjadi Rp 438, PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) naik Rp 9 (10,71%) menjadi Rp 93, dan PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) naik Rp 60 (7,55%) menjadi Rp 855.
Sedangkan penurunan dalam melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), PT Indo rama Synthetics Tbk (INDR), dan PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT).
Baca Juga
Sido Muncul (SIDO) Bangkit di 2024, Target Sahamnya Level Ini
IHSG kemarin ditutup melemah tipis 9,38 poin (0,13%) menjadi 7.339,64. Pemodal asing akhirnya merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 253,08 miliar dengan melepas saham BMRI, BBRI, dan BBCA.
Bursa saham Wall Street semalam ditutup melesat dengan kenaikan tertinggi melanda indeks Naqsdaq hampir 3%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 2,11% dan indeks Dow Jones menguat 0,18%.

