BEI Sambut Positif Rencana Investasi Jumbo Danantara ke Pasar Modal
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai rencana investasi besar dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan memberi dorongan positif bagi pasar modal nasional. Danantara dikabarkan tengah menyiapkan penempatan dana investasi sebesar US$ 10 miliar atau setara Rp 16 triliun pada tahun ini, sebagian di antaranya akan mengalir ke pasar modal Indonesia.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan aliran dana baru tersebut berpotensi memperkuat likuiditas pasar dan menarik minat investor. “Itu pasti positif buat kita. Anything dana yang masuk ke pasar pasti berdampak,” ujar Iman saat ditemui dalam Seminar Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan investortrust.id di Jakarta, Rabu, (5/11/2025).
Baca Juga
Namun demikian, Iman mengaku belum menerima informasi rinci terkait bentuk atau instrumen penempatan dana tersebut, termasuk apakah akan diarahkan melalui emiten BUMN atau mekanisme investasi lainnya. “Itu mungkin perlu tanya (Pak Pandu). Saya belum diskusi, mungkin sama tim saya nggak tahu,” tambahnya
Iman menyebut informasi yang diketahuinya sejauh ini sama seperti publik yang memantau perkembangan melalui pemberitaan media. Ia juga menegaskan belum ada komunikasi lanjutan dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir. “Belum ngomong,” singkatnya.
Sebelumnya, Pandu Sjahrir mengungkapkan Danantara tengah menyiapkan strategi untuk mulai mengalirkan investasi ke berbagai instrumen, baik dalam negeri maupun global. “Mau secepatnya lah, kan bisa mulai mendaftar,” ujar Pandu saat menghadiri Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
IHSG Rekor
Sementara itu, rekor penutupan IHSG kemarin 76,61 poin atau 0,93% ke level 8.318,52 didukung sentimen positif setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2025 yang mencapai 5,04% (yoy) atau di atas ekspektasi anali.
Iman Rachman merespons, penguatan IHSG usai pengumuman PDB mencerminkan katalis positif dari pasar. "Iya (pertanda positif). Ekspektasi orang berarti bahwa ini better setelah pengumuman tadi kan bisa kelihatan," kata Iman usai dalam acara Seminar Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan investortrust.id di Jakarta, Rabu, (5/11/2025).
Baca Juga
IHSG Ditutup Rekor ATH 8.318, Empat Saham Dipimpin COIN Cetak ARA
Iman menegaskan semua pertumbuhan adalah positif, termasuk pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 sebesar 5,04% (yoy) yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar 4,95%.
"Pertumbuhan itu selalu positif, kan saya bilang inflasi rendah, interest rendah, pertumbuhan ekonomi tumbuh, kita positif, jadi positif buat IHSG," tutur dia.

