Green Power (LABA) Raih Kontrak Suplai Baterai Drone bagi Flyinc
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Green Power Group Tbk (LABA) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT FLYINC Technology Nusantara (Flyinc) untuk pengembanganan, produksi, dan penjualan baterai energi terbarukan khusus (custom battery) untuk pesawat tanpa awak (drone) di sektor pertanian, logistik, dan infrastruktur.
Manajemen LABA dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10/2025), menyebutkan bahwa perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani hari ini atau 30 Oktober 2025. Berdasarkan kesepakatan, LABA akan memproduksi dan menyerahkan 4.000 unit baterai berkapasitas antara 1.500mAh hingga 5.000mAh dalam jangka waktu 12 bulan.
Baca Juga
Green Power (LABA) Akhirnya Berbalik Untung Rp 6,51 Miliar, Penjualan Melesat
“Baterai tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan daya tahan dan performa berbagai model drone milik FLYINC,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Jakarta.
Kerja sama ini juga mencakup potensi kolaborasi jangka panjang dengan estimasi kebutuhan lebih dari 20.000 unit baterai dalam lima tahun mendatang. Meski nilai transaksi belum dapat ditetapkan karena proyek masih dalam tahap awal pengembangan dan implementasi teknis, kerja sama ini dipandang memiliki potensi pasar yang besar dan dapat membuka peluang bisnis signifikan bagi LABA.
Ruang lingkup kerja sama mencakup kegiatan penelitian, perakitan, pengujian kualitas, hingga distribusi produk baterai energi terbarukan untuk drone. Langkah ini menjadi terobosan strategis LABA dalam memperluas penerapan teknologi baterai di sektor baru, menandai masuknya perusahaan ke segmen baterai drone kelas premium.
Baca Juga
Perkuat Bisnis EV, Green Power (LABA) Tuntaskan Akuisisi 65% Saham Aceh Mineral
Manajemen LABA menyebutkan bahwa kolaborasi tersebut juga memperluas jangkauan bisnis LABA yang sebelumnya berfokus pada kendaraan listrik roda dua, roda tiga, dan kendaraan niaga ringan, kini merambah ke sektor energi untuk perangkat udara berteknologi rendah (low altitude smart equipment).
Melalui kemitraan dengan FLYINC, LABA diharapkan dapat mencapai terobosan teknologi dan komersialisasi di pasar baterai drone premium, sekaligus memperkuat posisinya dalam industri ekonomi rendah terbang (low-altitude economy) yang tengah berkembang pesat.

