Kendaraan Listrik Positif, Tapi Saham ASII dan AUTO masih Jadi Pilihan Teratas
JAKARTA, Investortrust.id – Penjualan otomotif diprediksi lanjutkan pertumbuhan yang berimbas positif pada performa keuangan dan saham emiten otomotif. Sedangkan penjualan kendaraan listrik terlihat mulai bertumbuh, meskipun mekanisme pencairan insentif belum ada kepastian.
Demikian riset saham sektor otomotif yang diterbitkan RHB Sekuritas dalam beberapa hari lalu. Riset tersebut menyebutkan bahwa ada pertumbuhan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, namun akibat belum berjalan rapihnya skema insentif menjadikan tingkat pertumbuhan penjualan motor listrik belum lompat tajam.
Baca Juga
Tingginya minat masyarakat untuk membeli sepeda motor listrik didukung keputusan Kementerian Perindustrian yang menyebutkan bahwa seluruh warga negara berhak mendapatkan insentif senilai Rp 7 juta untuk pembelian sepeda motor listrik. “Kami menilai kebijakan baru tersebut akan menaikkan penjualan sepeda motor listrik, apalagi pangsa pasar sepda motor besar di Indonesia,” terang analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dalam riset terbarunya.
Hanya saja, terang Andrey Wijaya, implementasi insentif tersebut masih berjalan lambat, karena pemerintah belum memiliki mekanisme pencairan insentif tersebut. Kondisi ini membuat penyerapan tidak maksimal hingga kini.
Baca Juga
Ini Dia Strategi PLN Menopang Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik
Dealer sepeda motor listrik juga tidak berani menangung insentif terlebih dahulu, karena akan menggerus modal kerja, apalagi pencairan insentif itu membutuhkan jangka waktu lama. Hal ini ikut memperlambat pertumbuhan penjualan sepeda motor listrik di Tanah Air.
Sedangkan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, merk sepeda motor listrik besutan PT Indika Energy Tbk (INDY) melaui anak usahanya Ilectra Motor dengan merk Alva tercatat paling populer di masyarakat. Sepeda motor listrik lainnya yang mendapatkan perhatian masyarakat adalah Selis, yaitu motor listrik besutan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS). Perseroan telah memperkenalkan tiga motor listrik, yaitu E-Max, Go+, dan Agats dengan kandungan lokal masing-masing 53,69%, 52,01%, dan 53,37%.
Baca Juga
Mandiri Sekuritas Revisi Naik Target Saham Astra Otoparts (AUTO), Berikut Hitung-hitungannya
Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi overweight saham sektor otomotif dengan pilihan teratas saham PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Astra Otopartas Tbk (AUTO). Saham ASII direkomendasikan beli dengan target harga Rp 7.750 dan saham AUTO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.510.

