IHSG Dibuka Rebound 0,34%, Saham NIRO hingga JARR Lanjutkan Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/10/2025), dibuka menguat 27,33 poin (0,34%) menjadi 8.179. Kenaikan ini berbanding terbalik dengan pelemahan mayoritas indeks saham di Asia.
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor properti, konsumer primer, teknologi, infrastruktur, energi, industri, dan keuangan. Sebaliknya konsumer primer turun tipis.
Baca Juga
Target Harga Saham Petrosea (PTRO) Direvisi Naik, Simak Faktor Penopang Ini
Sejalan dengan kenaikan tersebut, saham berikut dibuka melesat hingga auto reject atas (ARA) seperti NIRO naik 24,55% menjadi Rp 274. Kenaikan pesat juga melanda saham JARR sebanyak 21,54% menjadi Rp 4.750 dan RISE naik 20% menjadi Rp 10.500.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 85,53 poin (1,04%) menjadi 8.152 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 133,52 miliar. Penyumbang terbesar BBCA Rp 235,05 miliar, ASII Rp 169,43 miliar, dan PTRO Rp 96,59 miliar.
Baca Juga
Unilever (UNVR) Akhirnya Cetak Kenaikan Laba, Nilainya Segini hingga Kuartal III-2025
Penekan utama indeks kemarin datang dari penurunan saham sektor material dasar 2,72%, sektor teknologi 2,66%, sektor keuangan 0,92%, sektor kesehatan 1,56%, infrastruktur 0,88%, transportasi 0,97%, dan sektor energi 0,15%.
Meski demikian sejumlah saham justru cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu NIRO naik 34,97% menjadi Rp 220, AYLS menguat 34,86% menjadi Rp 236, PPRE naik 34,88% menjadi Rp 116, FAST menguat 25% menjadi Rp 540, JARR naik 25% menjadi Rp 3.900, AKSI naik 25% menjadi Rp 470, RANC naik 25% menjadi Rp 1.100, SSTM naik 25% menjadi Rp 550, COCO naik 24,84% menjadi Rp 382, TEBE naik 24,87% menjadi Rp 2.410, PGUN naik 19,96% menjadi Rp 15.025, dan RISE naik 19,86% menjadi Rp 8.750.

