IHSG Rebound ke 8.176, Investor Kembali Borong Saham Big Cap Perbankan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan sesi I, Selasa (21/10/2025), ditutup melonjak 87,95 poin atau 1,09% ke level 8.176,93. Kenaikan ini menandai kembalinya minat investor terhadap saham-saham berfundamental kuat, terutama dari sektor perbankan dan jajaran indeks LQ45.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, atau yang akrab disapa Didit, menilai penguatan IHSG kali ini masih merupakan fase technical rebound setelah tekanan pada pekan sebelumnya. “Secara teknikal, penguatan IHSG ini masih bersifat technical rebound setelah beberapa hari sebelumnya tertekan,” kata Didit saat dihubungi investortrust.id, Selasa (21/10/2025).
Baca Juga
Investor Reposisi Portofolio, Saham Fundamental Kokoh kembali Jadi Incaran
Menurutnya, pendorong utama kenaikan indeks datang dari saham-saham perbankan yang sebelumnya sempat tertekan. “Menariknya, penguatan IHSG kali ini ditopang oleh emiten-emiten perbankan yang secara teknikal sempat tertekan. Secara historis, sektor ini memang cenderung menguat menjelang rilis kinerja keuangan,” terangnya.
Adapun penopang utama kenaikan IHSG sesi I datang dari saham sektor infrastruktur 2,07%, energi 1,33%, material dasar 1,05%, property 1,12%, transportasi 2,89%, konsumer primer 0,95%, dan keuangan 0,55%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer, sektor industry, sektor teknologi, dan sektor kesehatan.
Di tengah berlanjutnya rebound, sejumlah saham ini cetak kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti NIRO menguat 34,71% menjadi Rp 163, SSTM naik 25% menjadi Rp 440, BESS menguat 25% menjadi Rp 1.675, FITT naik 24,55% menjadi Rp 1.040, AKSI naik 24,50% menjadi Rp 376, dan RISE naik 19,67% menjadi Rp 7.300.
Sedangkan saham big cap penopang utama kenaikan indeks datang dari saham BBCA dengan penguatn 5,40% menjadi Rp 8.300, DCII menguat 1,40% menjadi Rp 279.775, BBRI naik 1,63% menjadi Rp 3.740, TLKM naik 4,08% menjadi Rp 3.060, CDIA naik 6,59% menjadi Rp 1.940, dan TPIA naik 1,07% menjadi Rp 7.100.
Baca Juga
GOTO Dukung Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Ekosistem Digital Inklusif
Kemarin, IHSG ditutup sebanyak 173 poin (2,19%) ke level 8.088 ditopang kenaikan saham big bank. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 533,31 miliar dengan penyumbang terbesar BBCA Rp 894,09 miliar, DEWA senilai Rp 92,22 miliar, dan ASII mencapai Rp 72,58 miliar.
Secara sectoral, saham sektor keuangan melesat 3,38%, disusul sektor transportasi 3,10%, sektor industry 2,45%, sektor energi 2,76%, sektor konsumer primer 1,94%, sektor property 1,67%, dan sektor konsumer non primer 0,94%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar dan kesehatan.
Grafik LQ45 Berbanding IHSG

