Coinbase Institutional Soroti Tiga Katalis Penggerak Pasar Kripto di Kuartal IV, Apa Saja?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Coinbase Institutional menilai prospek pasar kripto hingga akhir 2025 masih positif. Didorong oleh tiga faktor utama, yakni kondisi likuiditas global, perkembangan kebijakan moneter, dan ekspansi infrastruktur aset digital. Temuan tersebut tertuang dalam laporan kuartalan bertajuk “Charting Crypto: Navigating Uncertainty” yang disusun bersama lembaga analisis blockchain Glassnode.
Coinbase menyebutkan, setelah guncangan pasar pada 10 Oktober akibat tingginya leverage dan tipisnya buku pesanan di sejumlah bursa, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda stabilitas. Meski demikian, perusahaan menekankan sikap “hati-hati namun cenderung positif” karena risiko makroekonomi global masih membayangi.
Laporan itu menyoroti likuiditas dan kebijakan makro sebagai pusat perhatian utama. Indeks Pasokan Uang M2 Global milik Coinbase yang disebut historisnya berkorelasi erat dengan pergerakan Bitcoin memulai kuartal ini dalam posisi suportif. Coinbase memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga tambahan oleh Federal Reserve sebelum akhir 2025, yang berpotensi mendorong arus dana dari instrumen pasar uang kembali ke aset berisiko seperti kripto.
Baca Juga
Setelah Reli di Kuartal 3, Nilai Pasar Kripto Anjlok dan Bitcoin Sentuh Level Terendah Enam Minggu
Melansir Coindesk, Senin (20/10/2025) selain faktor makro, perkembangan infrastruktur aset digital juga menjadi katalis positif. Coinbase mencatat pasokan stablecoin dan volume transaksi bulanan berada di level mendekati rekor, menunjukkan peningkatan aktivitas pembayaran dan transfer on-chain. Infrastruktur ETF spot Bitcoin dan Ethereum di Amerika Serikat pun terus berkembang, memperluas akses investor institusional dan memperdalam likuiditas pasar.
Dalam laporan tersebut, Coinbase menegaskan Bitcoin tetap menjadi aset utama pilihan investor, berperan sebagai “emas digital” di tengah keraguan terhadap disiplin fiskal dan moneter global. Sementara itu, Ether dinilai berada pada tren konstruktif, didukung kemajuan jaringan lapis-2 yang menekan biaya transaksi dan meningkatkan aktivitas pengguna.
Coinbase juga menyoroti peran Digital Asset Treasury (DAT) atau perusahaan yang menempatkan aset kripto sebagai bagian dari neraca perbendaharaan. Kelompok ini dinilai menjadi pembeli signifikan Bitcoin dan Ethereum, meskipun masih menghadapi ketidakpastian terhadap model bisnis jangka panjang di tengah tekanan pasar saham.
Baca Juga
Meski optimistis, Coinbase tetap memperingatkan risiko jangka pendek, termasuk potensi penurunan likuiditas pada November dan keterlambatan publikasi data ekonomi AS akibat penutupan pemerintahan.
Secara keseluruhan, Coinbase Institutional menyimpulkan bahwa kombinasi likuiditas yang kuat, kemajuan kebijakan moneter, serta meningkatnya adopsi on chain, terutama melalui stablecoin dan ETF akan menopang pasar kripto hingga akhir 2025, dengan Bitcoin berada di posisi terdepan untuk memimpin reli jika kondisi suportif tersebut bertahan.

