Dipicu Lompatan Harga, Saham EURO Terkena Suspensi Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) mulai sesi I, Senin (20/10/2025), seiring lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Suspensi ini bagian dari cooling down untuk perlindungan investor.
“Penghentian sementara perdagangan saham EURO dilakukan di pasar regular dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang investasinya,” tulis penjelasan resmi BEI di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Saham Berjangka AS Menguat Jelang Laporan Kinerja “Mega-Corp”
Berdasarkan data BEI, saham EURO telah melesat lebih dari 91% menjadi Rp 535 dalam sebulan terakhir. Sedangkan kenaikan sepanjang tahun 2025 berjalan atau year to date (ytd) telah lebih dari 361%.
Secara bersamaan, BEI membuka kembali (unsuspensi) perdagangan lima saham emiten mulai sesi I, Senin (20/10/2025). Hanya saham, transaksi lima saham ini dibuka di papan pemantauan khusus (PPK) BEI dengan mechanism perdagangan full call auction (FCA), karena suspense lebih dari satu hari bursa.
Kelima saham tersebut terdiri atas saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA), PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), dan PT Green Power Group Tbk. (LABA).
Baca Juga
IHSG Berpeluang Rebound, Tiga Saham Dipimpin EMAS Layak Dilirik
Sebagaimana diketahui lima saham tersebut sempat disuspensi berhari-hari setelah terjadi lompatan harga. Bahkan, saham LABA tercatat sebagai emiten dengan suspense paling lama yang sudah dikenakan sejak Juni 2025.
BEI juga mengeluarkan tiga saham emiten resmi dari papan Pemantauan Khusus dan dipindahkan ke papan Pengembangan mulai berlaku sesi I hari ini. Ketiga saham tersebut terdiri atas saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

