Sentul City (BKSL) Berbalik Jadi Untung Jumbo di 2023, Ternyata Ini Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil membalikkan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 163,15 miliar pada 2022 menjadi laba entitas induk Rp 332,30 miliar. Hal ini menjadikan raihan laba per saham dasar menjadi Rp 2,20 per saham.
Manajemen BKSL dalam laporan kinerja keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (10/4/2024) menyebutkan, keberhasilan tersebut didukung atas lompatan pendapatan perseroan dari Rp 672,83 miliar menjadi Rp 1,72 triliun.
Baca Juga
Terapkan Strategi Baru, Potensi Penguatan Saham Sentul City (BKSL) Capai 338%
Sejalan dengan kenaikan penjualan, beban pokok pendapatan perseroan meningkat dari Rp 235,02 miliar menjadi Rp 960,05 miliar. Alhasil laba bruto meningkat dari Rp 437,81 miliar menjadi Rp 760,10 miliar.
Perseroan juga berhasil menekan beban operasi lainnya dari Rp 127,26 miliar menjadi Rp 58,21 miliar. Namun beban penjualan, beban umum, dan beban pajak justru meningkat. Hal ini mendorong perseroan kembali berhasil mengerek laba usaha dari Rp 197,94 miliar menjadi Rp 449,57 miliar.
Baca Juga
Lepaskan Kendali di Natura City (CITY), Sentul City (BKSL) Raup Dana Segini
Lompatan laba juga disumbangkan laba atas penilaian properti investasi senilai Rp 555,08 miliar tahun 2023, dibandingkan dengan rugi atas penilian properti investasi tahun sebelumnya Rp 1,16 miliar. Peningkatan laba juga didukung penurunan beban keuangan dari Rp 343,32 miliar menjadi Rp 290,65 miliar.
Sentul City (BKSL) tahun lalu berhasil mendongkrak total aset dari Rp 16,72 triliun menjadi Rp 19,88 triliun. Sedangkan total liabilitas turun dari Rp 6,39 triliun menjadi Rp 4,74 triliun. Namun kas dan setara kas akhir tahun perseroan turun dari Rp 290,27 miliar menjaedi Rp 217,61 miliar.

