Asing Tak Terbendung, Aksi Borong Saham Berlanjut Rp 1,92 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali cetak pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,92 triliun di seluruh pasar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indoensia (BEI), Kamis (14/3/2024), sebanyak 12,11 poin (0,16%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 7.433,32.
Net buy terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 543,25 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 469,29 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 208,68 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 126,80 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 121,01 miliar.
Baca Juga
Saham Emiten Rumah Sakti Mayapada (SRAJ) Lagi-lagi Melesat, Simak Kembali Target Ini
Sebaliknya lima saham berikut torehkan penjualan bersih (net sell) jumbo, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 193,83 miliar, PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp 20,36 miliar, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 17,97 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 16,26 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 11,85 miliar.
Terkait torehan ATH indeks hari ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 2,54%, sektor industry 1,25%, sektor teknologi 0,64%, sektor consumer non primer 0,52%, sektor properti 0,21%, dan sektor kesehatan 0,16%.
Sebaliknya koreksi melanda sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor material dasar 1%, sektor keuangan 0,30%, sektor transportasi 0,56%, sektor infrastruktur 0,12%, dan sektor consumer primer 0,04%.
Di tengah pencapaian level tertinggi baru IHSG, kedua saham ini bertahan melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp 86 (25%) menjadi Rp 430 dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) melesat Rp 72 (24,66%) menjadi Rp 364.
Baca Juga
Negara Untung Bersih Rp 133,7 Triliun dari Selisih Dividen BUMN dan PMN
Penguatan juga melanda saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 19 (20,65%) menjadi Rp 111, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik Rp 64 (17,78%) menjadi Rp 424, dan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) melesat Rp 26 (13,68%) menjadi Rp 216.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UNDG).

