BEI Suspensi 4 Saham Hari Ini, Ada NTBK hingga FUJI
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan empat saham mulai sesi I, Senin (13/10/2025). Penghentian tersebut dipicu atas lompatan harga sejumlah saham tersebut dalam sebulan terakhir.
Saham tersebut terdiri atas PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) dan Waran Seri II TRIN-W2, saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI).
Baca Juga
Trump Melunak terhadap China, Dow Futures Melonjak Hampir 400 Poin
Berdasarkan data Tradingview bahwa empat saham tersebut telah melesat lebih dari 120% dalam sebulan terakhir. Saham TRIN melesat lebih dari 176% menjadi Rp 252, NTBK naik 150% menjadi Rp 148, ESTI menguat sebanyak 153% menjadi Rp 137, dan FUJI naik lebih dari 128% menjadi Rp 950.
Sebaliknya, BEI membuka kembali (unsuspensi) perdagangan tujuh saham mulai sesi I hari ini. Lima dari tujuh saham tersebut akan dibuka dengan langsung masuk papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
Tujuh saham tersebut terdiri atas lima saham yang dibuka di PPK, yaitu saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT First Media Tbk (KBLV), PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), dan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF).
Sisanya PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) ditransaksikan di papan regular. Secara bersamaan, BEI juga mengeluarkan saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) dari PPK mulai sesi I hari ini.
Baca Juga
Prabowo Rapat dengan Gibran hingga Purbaya di Kertanegara, Bahas Devisa Hasil Ekspor
Sebelumnya tujuh saham tersebut dihentikan sementara dipicu atas lonjakan harga dalam beberapa pekan terkahir. Di antaranya, saham BUVA teleh melesat lebih dari 886% menjadi Rp 760 dalam tiga bulan terakhir. TFAS melesat 179% menjadi Rp 386 dalam tiga bulan terakhir.
KBLV menguat lebih dari 375% menjadi Rp 304, RANC naik 133 menjadi Rp 1.010, dan BEEF melesat lebih dari 153% menjadi Rp 715 dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan saham YPAS telah menguat lebih dari 162% menjadi Rp 725 dan YPAS naik lebih dari 25% menjadi Rp 354.

