5 Sinyal Penting Bahwa Tren Bullish Kripto Masih Berlanjut, Apa Saja?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah volatilitas harga dan fluktuasi sentimen pasar, banyak analis berpendapat bahwa pasar bullish kripto saat ini belum berakhir. Meski beberapa aset utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sempat melemah, tanda-tanda fundamental menunjukkan bahwa struktur pasar masih solid.
Berikut lima tanda utama yang menunjukkan bahwa pasar bullish mata uang kripto masih memiliki tenaga di tahun 2025. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
1. Banyak Altcoin Masih Diperdagangkan di Bawah Rata-Rata 200 Hari
Salah satu indikator paling kuat dari keberlanjutan bull market adalah kenyataan bahwa sebagian besar altcoin masih berada di bawah moving average jangka panjang. Melansir dari Pintu, Minggu (12/10/2025), berdasarkan data terbaru, sekitar 76% altcoin di bursa besar masih diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 200 harinya. Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak aset masih berada dalam fase akumulasi, bukan di area jenuh beli.
Fenomena ini berarti masih banyak ruang untuk pertumbuhan. Saat Bitcoin dan Ethereum mengonfirmasi kekuatan tren naiknya, modal sering kali mulai berpindah ke altcoin yang tertinggal. Rotasi ini menciptakan gelombang kenaikan kedua yang seringkali lebih kuat, terutama bagi proyek dengan ekosistem solid dan likuiditas tinggi.
2. Tekanan Jual Menurun dan Aktivitas Akumulasi Meningkat
Salah satu tanda klasik bull market adalah penurunan tekanan jual dari investor jangka panjang. Data on-chain menunjukkan bahwa distribusi besar dari pemegang lama mulai melambat, sementara arus masuk ke wallet menengah justru meningkat. Ini berarti kepercayaan terhadap pasar kembali pulih, dan pelaku pasar lebih banyak menyimpan ketimbang melepas aset mereka.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar kripto sedang membangun fondasi baru. Ketika akumulasi terus berlangsung tanpa kepanikan, harga cenderung stabil sebelum memulai pergerakan naik berikutnya. Bukan lonjakan sesaat, melainkan tanda kesehatan pasar yang sesungguhnya, di mana investor membeli karena keyakinan, bukan sekadar FOMO.
3. Likuiditas Global dan Kebijakan Suku Bunga Mendukung Aset Risiko
Bull market mata uang kripto tidak pernah berdiri sendiri, ia dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global. Dengan ekspektasi penurunan suku bunga pada akhir tahun 2025, tekanan terhadap aset berisiko mulai berkurang. Uang mulai mengalir dari pasar saham dan institusi swasta ke aset digital seperti kripto, menciptakan efek limpahan likuiditas yang memperkuat siklus bullish.
Likuiditas global yang meningkat juga mendukung spekulasi sehat di sektor digital. Dalam siklus sebelumnya, kenaikan signifikan kripto sering kali terjadi bersamaan dengan pelonggaran kebijakan moneter. Jika tren ini berlanjut, investor bisa melihat reli lanjutan di beberapa aset utama dan sektor inovatif seperti DeFi dan Layer-2.
4. Rotasi Narasi dan Ekspansi Tema Baru
Narasi di pasar kripto terus berkembang. Setelah fase ETF Bitcoin dan AI token, kini pasar mulai beralih ke tema baru seperti Real World Asset (RWA), Web3 gaming, dan decentralized social (DeSo). Pergeseran narasi ini merupakan sinyal penting bahwa minat investor tetap hidup dan ruang inovasi masih luas.
Di fase seperti ini, proyek dengan utilitas nyata cenderung menjadi fokus utama. Banyak pengembang memperkenalkan model bisnis baru untuk menarik pengguna dan investor ritel. Narasi-narasi baru inilah yang biasanya memperpanjang umur bull market karena memberikan arah dan katalis baru bagi modal untuk berpindah dari satu sektor ke sektor lain.
5. Dana Institusional dan Investor Ritel Masih Masuk, Bukan Keluar
Tanda paling jelas bahwa bull market masih kuat adalah arus dana yang terus mengalir masuk, bukan keluar. Data terbaru menunjukkan bahwa dana dari ETF Bitcoin spot dan alokasi institusional tetap stabil, sementara minat investor ritel mulai meningkat kembali. Di saat pasar lemah, biasanya kita melihat capital outflow besar, tapi kali ini tidak.
Lonjakan aktivitas pencarian terkait kripto di platform sosial juga menunjukkan bahwa minat publik belum surut. Kombinasi antara core inflows dari institusi dan antusiasme ritel menandakan bahwa siklus ini masih sehat. Selama arus masuk tetap positif, reli jangka panjang berpeluang besar berlanjut.

