Siapkan Rp 837 Miliar untuk Buyback Saham, HRUM Ungkap Tujuan Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Harum Energy Tbk (HRUM) mengumumkan rencana pembelian kembali (buy back) saham dengan alokasi dana sebesar Rp 837 miliar. Aksi ini merupakan kelanjutan dari program buyback yang sebelumnya berjalan sejak 18 September 2024 hingga 17 September 2025.
Manajemen HRUM dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/10/2025) menyebutkan, pembiayaan buyback akan menggunakan dana internal perseroan dan tidak berasal dari hasil penawaran umum maupun pinjaman. Perseroan menegaskan, alokasi dana tersebut tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo serta tidak berdampak signifikan pada kegiatan operasional.
Baca Juga
Pemodal Asing Berbalik Net buy Rp 199,93 Miliar, Terdorong Saham ANJT
Dalam keterangannya, HRUM menargetkan pembelian kembali maksimal 751,79 juta saham atau setara dengan 5,56% dari modal ditempatkan dan disetor. Perseroan menilai langkah ini tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha, karena masih memiliki modal kerja serta kas dan setara kas yang cukup untuk mendanai program buyback sekaligus menjaga kelancaran aktivitas bisnis.
HRUM optimistis aksi korporasi ini akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus menjaga stabilitas harga saham perseroan di pasar dan menaikkan laba per saham. Buyback saham tersebut akan dilaksanakan mulai 6 Oktober dan berakhir pada 2 Januari 2026.
Baca Juga
Cerita Anak Buah Purbaya Simpan SAL Hingga Rp 600 Triliun untuk Beli Vaksin Covid-19
Terkait kinerja keuangan, HRUM mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 29,76 juta pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 37,36 juta. Pendapatan perseroan juga meningkat dari US$ 588,35 juta menjadi US$ 641 juta pada semester I-2025.

