Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada TPIA dan BWPT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/10/2025), berpeluang bergerak rentang 8.005-8.100. Sedangkan saham pilihan hari ini adalah TPIA, UNVR, ARTO, dan BWPT.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross pada area overbought. “Dengan demikian, kami proyeksikan IHSG cenderung melemah dengan saham pilihan TPIA, UNVR, ARTO, dan BWPT,” tulisnya.
Baca Juga
Dipicu Lompatan Harga, Saham BEEF, IPAC, dan IDPR Terkena Suspensi
Laju IHSG juga akan dipengaruhi pergerakan indeks utama bursa AS yang menguat. Sentimen positif datang dari penguatan pada saham-saham berbasis healthcare AS. Sedangkan pagi pagi ini, bursa utama Asia menguat. Indeks Nikkei 225 menguat +0.43% dan Indeks Kospi menguat +2.76%.
Terkait saham pilihan hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham TPIA dengan target harga Rp 8.625, UNVR dengan target harga Rp 2.040, ARTO dengan target harga Rp 2.420, dan BWPT dengan target harga 158.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 17,24 poin (0,21%) menjadi 8.043 dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 737,40 miliar. Terbanyak dicatatkan BBCA Rp 731,15 miliar, BBRI Rp 445,87 miliar, dan RAJA mencapai Rp 80,70 miliar.
Baca Juga
Kinerja dan Saham Antam (ANTM) Tetap Prospektif, Meski Ada Risiko Pasokan Emas dari Freeport
Penurunan saham kemarin dipicu kejatuhan sejumlah sektor saham, sektor konsumer non primer 1,03%, sektor keuangan 0,69%, sektor properti 0,51%, sektor infrastruktur 0,50%, dan sektor transportasi 0,97%. Sebaliknya lonjakan melanda saham sektor teknologi 4,93%, sektor konsumer primer 1,41%, dan sektor material dasar 1,37%.
Meski IHSG lanjutkan penurunan, sejumlah saham berikut cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham UFOE menguat 34,72% menjadi Rp 260, TFAS menguat 34,13% menjadi Rp 224, ASLI naik 34,33% menjadi Rp 90, dan saham ESTA melesat 34,04% menjadi Rp 126.
ARA juga melanda saham CBPE menguat sebanyak 24,27% menjadi Rp 256, saham PIPA melesat 24,81% menjadi Rp 322, dan EMTK menguat 24,70% menjadi Rp 1.565. Meski tak ARA, saham berikut catatkan kenaikan harga pesat, seperti saham BAJA menguat 27,03% menjadi Rp 188, TRIS menguat 24,21% menjadi Rp 236, saham TINS mengaut 18,38% menjadi Rp 1.900, dan saham SCMA menguat 17,86% menjadi Rp 396.

