Saham Emiten Prajogo Kembali Melesat, BRPT Masuk Jajaran Top 10 Market Cap BEI
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga saham perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu kembali mencatatkan lompatan harga di awal transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/12/2023). Lompatan tersebut berhasil menahan indeks harga saham gabungan (IHSG) dari penurunan dalam.
Jika selama ini penguatan saham Prajogo Pangestu dimotori PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN), kali ini saham PT Barito Pacifik Tbk (BRPT) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menjadi penggerak utama.
Baca Juga
IHSG Bergerak Melemah Awal Transaksi, Saham PTRO dan BRPT Tetap Perkasa
Data BEI menyebutkan, saham BRPT melesat Rp 190 (14,50%) menjadi Rp 1.500 hingga pukul 10.00 WIB. Bahkan saham ini semapt menyentuh level tertinggi intraday Rp 1.525.
Penguatan selanjutnya melanda saham TPIA dengan kenaikan Rp 170 (4,89%) ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 3.650. Penguatan juga melanda saham BREN senilai Rp 225 (3,13%) menjadi Rp 7.425.
Baca Juga
Kekayaan Prajogo Melesat Jadi US$ 51 Miliar Didukung Lompatan Saham Ini
Begitu juga dengan saham CUAN berhasil menguat tipis Rp 75 (0,76%) menjadi Rp 9.900. Meski belum dikuasai Prajogo atau masih dalam proses akuisisi Sebagian besar saham, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) kembali cetak lompatan hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 1.250 (19,84%) menjadi Rp 7.550.
BRPT Masuk Top 10
Seiring dengan lompatan harga tersebut, kapitalisasi pasar (market cap) tiga dari empat eminten Prajogo berhasil masuk dalam jajaran top 10 market cap di BEI hingga puku 10.00 WIB hari ini.
BREN merupakan emiten dengan nilai market cap terbesar yang dikendalikan Prajogo atau setara dengan Rp 993,36 triliun. BREN menduduki peringkat kedua untuk kategori emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI.
Baca Juga
Bergerak Melesat, Sekuritas Ini Sebut Harga Wajar Saham Barito (BRPT) Rp 2.500
Kemudian saham TPIA dengan kapitalisasi pasar meningkat menjadi Rp 316,63 triliun. Saham petro kimia ini menduduki peringkat ke-8 untuk market cap terbesar di BEI.
Sedangkan market cap BRPT melambung menjadi Rp 143,90 triliun atau menyalip PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 134,67 triliun. Kini, BRPT menjadi emiten dengan market cap terbesar ke-10 di BEI. Sedangkan saham CUAN menduduki peringkat ke-14 dengan market cap Rp 111,28 triliun.

