IHSG Sesi I Dilanda Profit Taking Usai Empat Hari Beruntun Melesat, Sebaliknya INDX Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (16/9/2025), ditutup berbalik melemah dilanda aksi ambil untung (profit taking) sebanyak 21,85 poin (0,28%) menjadi 7.915. Pelemahan ini berbanding terbalik dengan pembukaan perdagangan dengan kenaikan 43 poin (0,54%) menjadi 7.979.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan saham sektor keuangan 0,83%, sektor infrastruktur 0,34%, sektor property 0,09%, dan sektor material dasar 0,43%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industry 1,50%, sektor konsumer non primer 1,62%, dan sektor energi 0,36%.
Baca Juga
Saham MKTR Disebut Menuju Rp 250, Sentimen Ini Jadi Pendorong
Meski IHSG ditutup melemah, saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,92% menjadi Rp 170. ARA juga melanda saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIIM) sebanyak 24,70% menjadi Rp 1.035 dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 24,67% menjadi Rp 374.
Kenaikan juga melanda saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) sebanyak 28,57% menjadi Rp 216 dan PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) naik 25,15% menjadi Rp 204. Sebaliknya penurunan melanda saham SURU sebanyak 11,92% menjadi Rp 133, BULL turun 6,42% menjadi Rp 204, APEX melemah 6,06% menjadi Rp 124, AMMS turun 6,03% menjadi Rp 218, dan MERI melemah 5,80% menjadi Rp 260.
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 83,06 poin (1,06%) menjadi 7.937,12 dengan pembelian bersih (net buy) jumbo Rp 1,04 triliun. Net buy terbanyak melanda saham BRMS Rp 308,34 miliar, BBCA Rp 218,70 miliar, dan TLKM Rp 163,67 miliar.
Baca Juga
Penguatan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,39%, sektor infrastruktur 2,34%, sektor teknologi 2,20%, sektor energi 2,11%, sektor properti 1,61%, sektor material dasar 1,53%, sektor industri 1,37%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor kesehata 0,26%.
Di tengah kenaikan tersebut, sejumlah saham ini melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham REAL naik 34,85% menjadi Rp 89, BULL menguat 34,57% menjadi Rp 218, INDX naik 34,04% menjadi Rp 124, dan SURI naik 34,82% menjadi Rp 151. ARA juga melanda saham DWGL naik 25% menjadi Rp 300, SOTS naik 24,86% menjadi Rp 432, TRUK naik 24,82% menjadi Rp 352, GPSO naik 24,46% menjadi Rp 346, dan MERI naik 24,32% menjadi Rp 276.

