Harga Bitcoin Tembus US$68 Ribu, ATH Semakin Dekat
JAKARTA, investortrust.id - Bitcoin (BTC) kembali memperlihatkan tren kenaikan harga yang mengesankan, menembus titik tertinggi tahun ini pada angka US$68.000. Angka ini melampaui rekor harga sebelumnya, dan BTC pun semakin mendekati puncak tertinggi sepanjang masa (ATH) di US$69.000.
Saat artikel ini ditulis pada tanggal (5/3/24) pukul 11.00 WIB, harga Bitcoin berada di level US$68.284, di bawah titik tertinggi baru, yaitu US$68.824, namun harga tetap menunjukkan kestabilan.
Dilihat dari data Coinglass pada likuidasi pasar futures dalam jangka waktu satu jam, tampaknya lonjakan harga yang tiba-tiba ini tidak banyak diantisipasi oleh mayoritas trader. Posisi SHORT mendominasi sebesar $14.54M menandakan trader futures justru lebih banyak merugi akibat kenaikan harga ini.
Mungkinkah Bitcoin Bisa ATH dalam Waktu Dekat?
Dengan harga Bitcoin saat ini di US$68.284, BTC hanya perlu mengalami kenaikan sekitar +-1% untuk mencapai ATH di US$69.000. Mengingat performa BTC yang mampu merangkak naik sekitar +27% dalam satu minggu terakhir, peluang terjadinya kenaikan sebesar +6% dalam waktu dekat ini semakin terbuka lebar.
Baca Juga
Jika skenario ini terwujud, Bitcoin berpotensi mencapai ATH bahkan sebelum dimulainya proses halving pada tahun 2024. Hal ini akan menciptakan catatan sejarah baru bagi Bitcoin, karena sebelumnya harga BTC belum pernah mencapai ATH sebelum proses halving.
Disclaimer
Perlu dicatat bahwa seluruh informasi yang disampaikan dalam artikel ini hanya sebagai referensi dan bukan merupakan saran atau nasihat investasi atau trading.
Segala bentuk keputusan investasi atau trading harus dipertimbangkan secara cermat oleh masing-masing investor, setelah melakukan riset menyeluruh mengenai segala potensi keuntungan dan risikonya. Trading di pasar keuangan, termasuk cryptocurrency, selalu melibatkan risiko yang dapat mengakibatkan kerugian atau hilangnya dana. (Arif Rahman)
Baca Juga

