IHSG Dibuka ATH 7.924, Level 8.000 kian Dekat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/8/2025), cetak rekor (all time high/ATH) sepanjang masa level 7.924 hanya satu menit perdgangan dibuka. Bandingkan dengan rekor ATH sebelumnya 7.911 pada September 2024.
Kenaikan indeks pagi ini ditopang penguatan seluruh sektor saham. Kenaikan tertinggi pada pembukaan perdagangan disumbangkan saham sektor material dasar, industri, energi, konsumer primer, keuangan, properti.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada CUAN dan BRMS
Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat awal transaksi, yaitu saham PT Pakuan Tbk (UANG) melesat 22,35% menjadi Rp 416, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 20% menjadi Rp 1.050, dan PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) naik 11% menjadi Rp 72.
Sedangkan Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk white spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic golden cross. “Kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan CUAN, MAPA, MEDC, dan BRMS,” tulisnya.
Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham CUAN dengan target harga Rp 1.830, MAPA dengan target harga Rp 765, MEDC dengan target harga Rp 1.420, dan BRMS dengan target harga Rp 505.
Baca Juga
Target Harga Saham Sido Muncul (SIDO) Dipangkas, Potensi Cuan Tinggal Segini
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 101,21 poin (1,30%) menjadi 7892,91 dengan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,48 triliun oleh investor asing. Net buy terbanyak melanda saham TLKM Rp 724,20 miliar, BBRI Rp 405,78 miliar, dan BBCA Rp 278,75 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang lompatan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,98% didukung lompatan harga saham DCII, sektor properti 1,49%, sektor konsumer primer naik 1,12%. Sejumlah saham cetak ARA, yaitu BELL naik 34,62% menjadi Rp 70, GRPH naik 34,33% menjadi Rp 90, SLIS naik 33,93% menjadi Rp 75, NTBK naik 34% menjadi Rp 67, dan KAQI naik 32% menjadi Rp 65.

