92 Proposal Menumpuk Termasuk Punya Blackrock, Komisi Sekuritas dan Bursa AS Perpanjang Peninjauan ETF Kripto hingga November
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menunda keputusan terkait beberapa proposal dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) kripto, termasuk dari BlackRock dan Franklin Templeton.
Menurut dokumen yang diajukan SEC, Rabu (10/9/2025) badan tersebut telah menetapkan tenggat waktu baru, yaitu 13 November, untuk amandemen staking Ethereum Franklin, dan 14 November untuk ETF Solana dan XRP. Sebuah proposal yang meminta izin staking di iShares Ethereum Trust milik BlackRock kini dijadwalkan untuk 30 Oktober.
Dokumen tersebut tidak menunjukkan bagaimana SEC akan menanggapi aplikasi-aplikasi tersebut, hanya saja dibutuhkan lebih banyak waktu untuk mengevaluasinya. Komisi menggunakan perpanjangan waktu maksimum yang tersedia sebelum mengeluarkan keputusan akhir.
Proposal Franklin untuk produk Ethereum, Solana, dan XRP diajukan ke Cboe BZX pada pertengahan Maret, sementara Nasdaq mengajukan amandemen staking Ethereum iShares dari BlackRock pada 16 Juli.
Baca Juga
Berdasarkan Pasal 19(b) Undang-Undang Bursa Efek, SEC memiliki waktu hingga 45 hari sejak publikasi untuk menindaklanjuti usulan perubahan aturan, yang dapat diperpanjang hingga 90 atau 180 hari, dan dalam beberapa kasus hingga 60 hari tambahan.
Melansir Cointelegprah, Kamis (11/9/2025) SEC telah mengubah pendiriannya secara dramatis terhadap aset digital sejak Presiden AS Donald Trump menjabat pada bulan Januari. Pada tanggal 31 Juli, Ketua SEC Paul Atkins meluncurkan "Project Crypto," sebuah inisiatif di seluruh komisi untuk memodernisasi aturan sekuritas dan menyatukan perdagangan, peminjaman, dan staking aset digital di bawah kerangka kerja terpadu.
Pada Pertemuan Meja Bundar Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) tentang Pasar Keuangan Global di Paris, Rabu, Atkins menggarisbawahi perubahan tersebut, dengan menyatakan, "Waktunya kripto telah tiba."
Meskipun ada dorongan pro-kripto, SEC terus menunda keputusan pengajuan ETF, dengan proposal yang menumpuk di berbagai produk altcoin dan staking.
Baca Juga
Teka-teki Ripple IPO di Tahun Ini hingga ETF XRP Bakal Sah di Oktober?
Pada hari Selasa, badan federal tersebut menunda keputusan atas ETF Bitwise Dogecoin dan ETF Grayscale Hedera, memperpanjang peninjauan keduanya hingga 12 November.
Pada bulan Agustus, SEC mengeluarkan serangkaian perpanjangan untuk pengajuan ETF kripto yang tertunda. Di antaranya adalah pengajuan NYSE Arca untuk ETF Truth Social Bitcoin dan Ethereum, yang kini jatuh tempo pada 8 Oktober, serta ETF 21Shares dan Bitwise Solana, yang diundur hingga 16 Oktober, dan 21Shares Core XRP Trust, yang ditunda hingga 19 Oktober.
Pada 25 Agustus, regulator juga memperpanjang periode peninjauan proposal CBOE BZX untuk mencatatkan WisdomTree XRP Fund, dengan menetapkan batas waktu baru pada 24 Oktober. Pada hari yang sama, Komisi menunda keputusannya atas ETF Canary PENGU, sehingga keputusan tersebut diundur ke 12 Oktober. Menurut laporan pada 29 Agustus, SEC sedang meninjau setidaknya 92 proposal ETF terkait kripto.

