Transaksi Saham DATA dan FLMC Dibuka, Bakal Pertahankan Kenaikan Harga?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspensi) perdagangan saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) mulai sesi I, Kamis (11/9/20225). Kedua saham ini dibuka langsung masuk papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
“Suspensi atas perdagangan saham DATA dan FLMC di pasar regular dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I, 11 September 2025,” tulis pengumuman resmi PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Setyawan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A.
Baca Juga
Siapkan Dana Rp 1 Triliun, Remala Abadi (DATA) akan Ekspansi Jaringan Ini
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham DATA telah melesat lebih dari 150% menjadi Rp 4.560 dalam sebulan terakhir sebelum penghentian sementara perdagangan sejak 28 Agustus 2025. Lompatan harga juga didukung tuntasnya akusisi DATA oleh Grup Djarum.
Remala Abadi (DATA) mengungkap anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1 triliun pada 2025. Mayoritas dana tersebut akan dialokasikan untuk ekspansi jaringan fiber to the home (FTTH). Capex juga digunakan DATA untuk membeli properti di sejumlah kota sebagai lokasi point of presence (PoP).
Direktur Utama DATA Agus Setiono mengatakan, perseroan membidik pembangunan jaringan FTTH hingga 500 ribu sambungan tahun ini. Target tersebut mulai dikejar sejak akhir tahun lalu ketika pembangunan jaringan mulai digencarkan.
Baca Juga
“Alokasi capex sebagian besar atau mencapai 50% akan diarahkan ke segmen retail FTTH, karena kita sudah memiliki kabel Java Backbone sejak tahun lalu, tahun ini kita mau aktifkan,” ujar Agus.
Sedangkan saham FLMC yang ditransaksikan di papan akselerasi ini telah melesat 224% menjadi Rp 162 dalam sebulan terakhir sebelum terkena suspense pada 28 Agustus.
Grafik Saham DATA dan FLMC

