CEO Investortrust: Pasar Modal Bukan Pasar Rakyat Tetapi Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – CEO Investortrust.id, Primus Dorimulu menegaskan bahwa pasar modal merupakan pengungkit krusial bagi pertumbuhan ekonomi. Hal ini diungkapkan di tengah fokus kebijakan pemerintah yang menurutnya, belum menyentuh langsung pada perkembangan Pasar Modal Indonesia.
“Pasar modal memang bukan pasar rakyat. Tetapi pasar bagi mereka yang hendak mendapatkan dana investasi dan pasar bagi mereka yang hendak menginvestasikan dananya,” ujar Primus saat membuka Infovesta Investment Manager Awards 2025 di Hotel JW Marriot, Selasa (9/9/2025).
Dijelaskan bahwa perusahaan yang membutuhkan modal, dapat menjual saham melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), second public offering, rights issue, hingga obligasi. Dana yang diperoleh perusahaan lewat metode ini dapat digunakan untuk pengembangan atau ekspansi usaha.
Sementara itu, ekspansi usaha merupakan hal penting yang dapat membuka lapangan pekerjaan lebih luas sehingga perusahaan mampu meningkatkan profitabilitas. Keuntungan inilah yang kemudian bisa memperbesar penerimaan negara dari pajak, hingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
“Kalau 8% target, maka pasar modal harus dibangun. Ini salah satu logikanya,” tegas Primus.
Dari sisi permintaan, kemajuan pasar modal dengan berbagai instrumen investasinya, sangat penting untuk portofolio investor institusi, seperti asuransi dan dana pensiun. Mengingat, instrumen investasi bagi institusi tak terbatas pada deposito karena masih ada saham, obligasi, produk derivatif lain, hingga emas dan properti.
Kemajuan pasar modal juga dinilai penting bagi masyarakat, terutama generasi muda, yang tengah mempersiapkan masa depan. Hal ini turut melibatkan kesiapan dana individu, yang salah satunya dapat dicapai dengan berinvestasi.
Oleh karena itu, target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dipercaya turut ditentukan oleh kemajuan pasar modal. Hal ini dapat tercermin dari jumlah perusahaan terbuka, jumlah investor aktif, hingga nilai transaksi harian di bursa.
“Tidak ada negara maju yang tidak didukung oleh kemajuan pasar modal. Tidak ada negara maju yang pasar modal yang tidak berkembang atau tidak maju. Oleh karena itu, acara malam ini menjadi sangat penting untuk menggerakkan pasar modal,” sambung Primus.
Baca Juga
Best Investment Manager Awards 2025: 27 Perusahaan Raih Penghargaan Bergengsi
Karena penghimpunan dana melalui pasar modal dianggap penting, maka InvestorTrust dan Infovesta memberikan penghargaan kepada manajer investasi (MI). Mengingat, besarnya peran mereka terhadap perkembangan pasar modal.
“MI berperan sebagai perantara profesional yang mengelola dana investor untuk investasikan ke berbagai instrumen pasar modal, saham, obligasi, resa dana, hingga ETF,” jelas Primus.
Menurut dia, Best Investment Manager Awards 2025 bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga momentum penting untuk menegaskan peran manajer investasi dalam memperkuat industri pasar modal di Indonesia.
Primus berharap melalui penghargaan ini, tercipta iklim kompetisi yang sehat, transparansi yang lebih tinggi, serta kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap produk-produk investasi di Tanah Air.

