Usai Cetak EBITDA Positif, Intermedia Capital (MDIA) Kejar Laba Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) berhasil mencatatkan capaian positif pada semester I-2025 setelah EBITDA bertumbuh hampir 93% (yoy) menjadi Rp 85,4 miliar dengan margin 27,7%. Laba usaha juga melonjak 200% (yoy) menjadi Rp 60,8 miliar.
Berkat capaian tersebut, emiten yang menaungi bisnis media PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) itu berhasil menekan rugi bersih hingga 95% menjadi Rp 11,4 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 235,2 miliar.
Direktur Utama Intermedia Capital Ahmad Rahadian Widarmana menjelaskan, perseroan masih mencatatkan rugi dari laba setelah pajak akibat adanya biaya lain-lain, seperti pesangon untuk karyawan. “Jadi kami mencoba untuk membukukan profit akhir tahun, tetapi kalau belum, di awal 2026. Kami akan push untuk bisa menghasilkan profit akhir 2025,” harap Rahadian dalam paparan publik perseroan di Bakrie Tower, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga
Pertumbuhan pesat kinerja keuangan tersebut didukung ANTV sebagai portofolio utama MDIA yang berhasil mengerek naik pangsa pemirsa prime time ke posisi Top 6 TV hiburan nasional dengan TV share 5,9% dari sebelumnya peringkat ke-9 dengan pangsa 4,8%.
Capaian itu didukung strategi female-oriented dan penguatan infrastruktur penyiaran digital, modernisasi perangkat siaran, peningkatan dan optimalisasi transmisi untuk memperluas jangkauan audiens dan menghadirkan pengalaman menonton yang lebih memuaskan.
Sementara itu, tvOne tetap konsisten sebagai TV berita nomor satu di Indonesia dengan pangsa audiens program berita reguler 5,8% pada Januari–Juli 2025. Program Apa Kabar Indonesia (Pagi, Siang, Malam) dan Catatan Demokrasi terus mencatat performa stabil, ditopang breaking news dengan rating tinggi, seperti Sidang Isbat Ramadan rating 11,2%, tenggelamnya KMP di Selat Bali 9,4%, dan Banjir Jabodetabek 8,5%.
“Capaian ini menegaskan kepercayaan publik pada tvOne sebagai sumber berita cepat, akurat, dan terpercaya,” tambah Direktur PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) Jastiro Abi.
Baca Juga
Apple Siapkan iPhone dan iPad Lipat, Targetkan Penjualan Ambisius?
Pada lini digital, tvOneNews.com menempati peringkat keenam publisher berita online nasional dengan 473,5 juta pageviews pada Januari–Juli 2025. Sementara kanal YouTube tvOne meraih 15,8 juta subscriber dengan 1,4 miliar views.
Viva.co.id konsisten dengan rata-rata 95,5 juta pageviews per bulan melalui 30 subdomain partner di berbagai daerah. Kinerja digital ini ditopang oleh newsroom system terpadu tvOne yang mengintegrasikan seluruh fungsi produksi dan distribusi berita secara fleksibel dan kolaboratif. “Newsroom system ini mencakup manajemen aset media, tools produksi, workflow, siaran studio, hingga distribusi multiplatform, sehingga memungkinkan efisiensi dalam repurposed content dan re-versioning,” jelas Abi.
Dengan mekanisme tersebut, redaksi dapat menghasilkan beragam format konten digital, mulai dari extended interview, short clips, hingga video khusus untuk media sosial, yang sesuai kebutuhan audiens di berbagai platform.
Portofolio digital ANTV juga mencatat pertumbuhan, dengan 489,1 juta views di YouTube yang naik 5,1% (yoy) dan jangkauan media sosial 105,4 juta unique visitors. Pertumbuhan ini menegaskan efektivitas sinergi FTA–digital, serta strategi konten yang adaptif dengan tren pemirsa, termasuk format local series dan short clips yang relevan bagi generasi muda.

