Cek Rekomendasikan Saham Hari Ini, AGII, ARTO, BREN, dan UNTR
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,17% ke 7.235 Jumat lalu, disertai munculnya volume penjualan. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Aneka Gas Industri (AGII), Bank Jago (ARTO), Barito Renewables Energy (BREN), dan United Tractors (UNTR).
“IHSG terkoreksi Jumat lalu, disertai munculnya volume penjualan, namun posisinya masih mampu berada di atas moving average 20 hari (MA20) dan sempat menembus resistance terdekatnya. Pada skenario hitam, posisi IHSG saat ini berada di akhir wave b dari wave (ii), sehingga pergerakannya masih rawan terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan di 7.192-7.214,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Senin (12/02/2024).
Baca Juga
Saham Pulau Subur (PTPS) Disuspensi Usai Menguat 114% dalam 5 Hari Pasar
Namun, lanjut dia, apabila IHSG masih mampu berada di atas 7.099, maka berpeluang kembali menguat membentuk skenario merah untuk menguji 7.420-7.500. Ia mengatakan, level support IHSG adalah 7.099, kemudian 7.045. Sedangkan resistance berada di 7.281, kemudian 7.323.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga
Transaksi Saham Indo Bogas (IBOS) Dibuka Kembali, Masih Berpeluang Naik?
AGII - Buy on Weakness
Harga saham AGII menguat 1,62% ke Rp 1.565 disertai peningkatan volume pembelian, pergerakan AGII pun mampu berada di atas cluster MA20 dan MA60. Selama masih mampu berada di atas Rp 1.495 sebagai stop loss-nya, maka posisi AGII saat ini diperkirakan berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on weakness: Rp 1.525-1.555
Target price: Rp 1.595, Rp 1.660
Stop loss: di bawah Rp 1.495.
ARTO - Spec Buy
Harga saham ARTO menguat 0,33% ke Rp 3.050, namun masih didominasi volume penjualan. Saat ini, posisi ARTO diperkirakan berada di akhir wave (i) dari wave [c] sehingga koreksinya akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec buy: 2.970-3.050
Target price: Rp 3.140, Rp 3.340
Stop loss: di bawah Rp 2.850.
BREN - Buy on Weakness
Harga saham BREN terkoreksi 3,57% ke Rp 5.400, disertai munculnya volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas Rp 4.770 sebagai stop loss-nya, maka posisi BREN sedang berada di awal wave C dari wave (B), sehingga koreksinya akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on weakness: Rp 5.150-5.375
Target price: Rp 6.075, Rp 6.575
Stop loss: di bawah Rp 4.770.
UNTR - Buy on Weakness
Harga saham UNTR menguat 0,44% ke Rp 22.900 disertai oleh peningkatan volume pembelian. Selama UNTR masih mampu bergerak di atas Rp 22.325 sebagai stop loss-nya, maka posisi UNTR sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, sehingga UNTR berpeluang melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 22.675-22.850
Target price: Rp 23.875, Rp 24.850
Stop loss: di bawah Rp 22.325.
(Disclaimer on)

