Arthakencana Lagi-lagi Tambah Saham AKR Corporindo (AKRA), Volume Jumbo
JAKARTA, investortrust.id – PT Arthakencana Rayatama selaku pengendali lagi-lagi menambah saham di PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan membeli sebanyak 6,13 juta saham. Total dana yang digelontorkan berkisar Rp 9 miliar lebih.
Direktur dan Corsec AKRA Suresh Vembu dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/2/2024) menyebutkan, penambahan saham tersebut dilakukan secara bertahap, yaitu membeli sebanyak 2,97 juta saham AKRA dengan harga Rp 1.598,7 pada 2 Februari.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 36 Miliar, Pengendali Ini Kembali Borong Saham AKR Corporindo (AKRA)
Pengendali ini kembali membeli sebanyak 1,06 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.621.6 pada 6 Februari dan pembelian sebanyak 2,09 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.623,6 pada 7 Februari 2024.
“Pembelian saham tersebut bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan langsung. Pembelian tersebut menjadikan total saham yang dikendalikan Arthakencana Rayatama meningkat menjadi 60,45%,” tulisnya dalam pengumuman resminya di Jakarta, Jumat (9/2/2024).
Sebelumnya, pengendali ini telah memborong sebanyak 22,76 juta saham AKRA dengan nilai lebih dari Rp 36 miliar. Aksi tersebut berdampak terhadap penambahan kepemilikan dari 60,222% menjadi 60,336% saham.
Arthakencana Rayatama merealisasikan penambahan saham secara bertahap, yaitu pembelian sebanyak 1,27 juta saham AKRA dilaksanakan pada 12 Januari dengan harga pelaksanaan Rp 1.560.
Baca Juga
Target Saham AKR Corporindo (AKRA) Direvisi Naik Jadi Rp 1.970, Simak Penjelasan Ini
Pengendali tersebut kembali membeli sebanyak 20,3 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.605,1 pada 17 Januari 2024. Aksi beli saham kembali dilaksanakan kemarin dengan membeli sebanyak 1,18 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.595 per unit.
Perusahaan yang dikendalikan keluarga Adikoesoemo ini sebelumnya juga telah menggelontorkan dana Rp 12 miliar untuk memborong sebanyak 8,31 juta saham. Aksi beli tersebut direalisasikan dalam kurun waktu 2-11 Januari 2024.
Pembelian terbanyak dilaksanakan pada 10 Januari dengan memborong sekitar 3,94 juta saham AKRA. Saham tersebut dibeli dalam rentang harga Rp 1.500-1.558,5 per saham.

