Indosat (ISAT) Cetak Laba Rp 4,50 Triliun di 2023
JAKARTA, investortrust.id – PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) membukukan kenaikan pendapatan sebanyak 9,6% menjadi Rp 51,22 triliun tahun 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 46,75 triliun. Sedangkan laba bersih turun dari Rp 4,72 triliun menjadi Rp 4,50 triliun hingga akhir 2023.
Manajemen Indosat dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (7/2/2024), menyebutkan pertumbuhan kinerja tersebut didukung peningaktan rata-rata ARPU pelanggan perseroan sebanyak 5,3% menjadi Rp 1,7 ribu per pegunggu tahun 2023, meskipun jumlah penggan berkurang 3,4 juta menjadi 98,8 juta.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Alihkan Bisnis Data Center Bernilai Rp 2,65 Triliun
Peningkatan didukung fokus perseroan mengakuisisi pelanggan yang berkelanjutkan dengan meningkatkan harga kartu SIM baru sejak awal 2023.
Pertumbuhan kinerja tersebut juga didukung peningaktan trafik data yang kuat mencapai 14,8% pada 2023. Hal ini terwujud setelah perusahaan memperluas cakupan jaringan dengan penambahan jumlah BTS 4G menjadi 179 ribu.
“Penambahan tersebut mampu menaikkan trafik data dan memberikan pengalaman pelanggan terbaik bagi pengguna,” tulis rilis tersebut.
Indosat juga mencatatkan lompatan EBITDA dari Rp 19,46 triliun menjadi Rp 23,93 triliun. Lompatan tersebut sejalan dengan kenaikan margin EBITDA dari 41,6% menjadi 46,7%.
Baca Juga
Telkom dan Indosat Ooredoo Hutchison Sepakat Perkuat Infrastruktur Digital Tanah Air
Sedangkan pertumbuhan kinerja keuangan perseroan per triwulan menunjukkan lompatan pesat. Di antaranya laba bersih melesat menjadi Rp 1,71 triliun pada kuartal IV, dibandingkan kuartal III-2023 senilai Rp 878,7 miliar.
Selain itu, manajemen perseroan mengumumkan bahwa BDx Indonesia, perusahaan patungan Indosat, BDx Data Centers (BDx)dan Lintasarta, telah setuju untuk mengakuisisi portofolio carrier-neutral colocation dan edge sites di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Batam, Medan, Makassar, Bandung, dan Semarang.
“Portofolio baru ini akan menambah ekosistem terhubung yang sedang dibangun oleh BDx Indonesia yang dapat mempercepat transformasi digital dan meningkatkan pengalaman digital pelaku usaha, perusahaan teknologi, dan pengguna internet secara signifikan,” tulisnya.

