Pengendali TBIG Tambah Kepemilikan Saham lewat Transaksi Crossing Rp 2,3 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengelola menara telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengumumkan transaksi pembelian saham dengan jumlah jumbo, yang dilakukan oleh Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd, selaku pemegang saham pengendali Perseroan.
Chief Financial Officer PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Helmy Yusman Santoso menjelaskan, Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd melakukan pembelian sebanyak 1 miliar lembar saham TBIG pada harga Rp 2.300 per saham, pada tanggal 24 Januari 2024.
Dengan harga pelaksanaan Rp 2.300 per saham, maka nilai transaksi Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd tersebut mencapai Rp 2,30 triliun.
Sebagai catatan, harga saham TBIG bertengger di Rp 1.950 per saham pada penutupan perdagangan pasar saham, Senin (29/01/2024). Nilai tersebut tidak mengalami perubahan dibanding harga penutupan akhir pekan lalu.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Kapalkan 7,6 Juta MT Batu Bara Sepanjang 2023
Setelah transaksi tersebut Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd kini menguasai sebanyal 18,07 miliar lembar saham Perseroan atau mewakili 79,75% saham dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Sebelum pembelian saham ini Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd yang beralamat di 80 Raffles Place, #54-01/02 UOB Plaza Singapore tersebut memiliki 17,07 miliar lembar saham yang mewakili 75,33% saham.
“Status kepemilikan saham Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd pada TBIG secara langsung,’’ ulas Helmy dalam laporan kepemilikan saham Perseroan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan yang dikutip, Senin (29/01/2024).
Baca Juga
Ditopang Crossing Jumbo Saham TBIG, Total Net Buy Asing Rp 1,48 Triliun
Sebelumnya, publik dikejutkan transaksi tutup sendiri (crossing) saham TBIG kepada investor asing. Total saham yang ditransaksikan mencapai 1 miliar saham.
Crossing saham tersebut dilakukan di pasar negosiasi pada perdagagang saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/1/2024).
Sedangkan harga crossing ditetapkan level Rp 2.300, sehingga total nilai crossing tersebut mencapai Rp 2,3 triliun. Harga crossing tersebut juga jauh di atas harga penutupan hari ini Rp 1.950 per saham.
