Unsuspensi Saham ARGO, Sebaliknya BUVA dan COCO Disuspensi
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) mulai sesi I, 1 Agustus 2025. Sebaliknya transaksi saham PT Bukit Uluwatu Tbk (BUVA) dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dihentikan sementera (suspensi).
Saham ARGO bakal ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA) hari ini akibat suspense saham ini telah lebih dari dua hari. Sebagaimana diketahui, saham ARGO melesat sebanyak 214,63% menjadi Rp 1.935 dalam sebulan terakhir atau sebelum transaksinya dihentikan sementara.
Baca Juga
Tumbuh 64,5%, Bank Raya (AGRO) Raup Laba Rp 32,93 Miliar di Kuartal II 2025
Sebaliknya, saham BUVA dan COCO kembali dihentikan sementara untuk kedua kalinya dalam sepekan terakhir, seiring dengan lompatan harga saham dua emiten tersebut. Berdasarkan data BEI, saham BUVA, emiten portofolio Happy Hapsoro, telah mengalami kenaikan pesat sebanyak 246,67% menjadi Rp 260 dalam sebulan terakhir.
Kenaikan pesat saham BUVA terjadi setelah Happy Hapsoro dan PT Nusantara Utama Investasi sebagai pengendali memborong saham BUVA dari pasar dalam beberapa pekan terakhir. Nusantara Utama memborong sebanyak 1,13 miliar saham BUVA atau 5,52%, sehingga total saham yang dikendalikannya bertambah dari 61,5% menjadi 67,02%.
Begitu juga dengan Hapsoro memborong sebanyak 757,31 juta saham BUVA dengan harga pelaksanaan Rp 40 per saham. Transaksi tersebut dilaksanakan pada 29 Juli 2025. Aksi ini menjadikan total saham BUVA yang dikuasai Hapsoro meningkat dari 4,23% menjadi 7,91% saham.
Baca Juga
Jelang Akhir Perdagangan Waran dan Perubahan Pengendali, Saham Aviana (IRSX) Menuju Rp 150
Saham BUVA yang dibeli PT Nusantara Utama Investasi dan Hapsoro berasal dari saham yang dilepas PT Mitra Sawit Baru. Mitra Sawit melepas sebanyak 1,89 miliar saham BUVA yang digenggamnya dengan harga pelaksanaan Rp 40 per saham.
Begitu juga dengan harga saham COCO telah melambung sebanyak 139,33% menjadi Rp 426 dalam sebulan terakhir. Saham COCO tercatat sebagai saham dengan pengutan pesat year to date (ytd) mencapai 432%.
Grafik Saham BUVA, COCO, dan ARGO

