IHSG Lagi-lagi Melesat Ditutup 7.530, Saham Bank BUMN Memimpin
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/7/2025), lagi-lagi ditutup melesat sebanyak 61,67 poin (0,83%) menjadi 7.530,90. Pergerakan dalam rentang 7.469-7.568 dengan nilai transaksi Rp 13,90 triliun.
Penguatan tersebut didukung kenaikan seluruh sektor saham, seperti sektor keuangan 3,03%, industry menguat 0,77%, dan sektor material dasar naik 0,14%. Sejumlah sektor saham lainnya ditutup melemah dimotori saham sektor energi.
Baca Juga
Vale Indonesia (INCO) Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Perusahaan Korsel
Sedangkan saham penopang utama lompatan indeks hari ini datang dari penguatan pesat saham bank besar, seperti BBRI melesat 3,95% menjadi Rp 3.950, BBNI naik 2,93% menjadi Rp 4.220, BMRI menguat 2,56% menjadi Rp 4.800, BBCA naik 0,89% menjadi Rp 8.500, dan BRIS melesat 4,40% menjadi Rp 2.850. Kenaikan juga ditopang penguatan saham AMMN hingga ASII.
Sejalan dengan penguatan tersebut, sejumlah saham ini catatkan lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,53% menjadi Rp 396, saham PT Arga Pantes Tbk (ARGO) naik sebanyak 24,84% menjadi Rp 1.935, PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 25% menjadi Rp 1.375, dan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) naik 19,97% menjadi Rp 18.925. Penguatan juga melanda saham PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) menguat 32,77% menjadi Rp 158.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PANR melemah 15% menjadi Rp 850, SHID turun 14.80% menjadi Rp 1.065, WIRG melemah 14,40% menjadi Rp 107, KOKA melemah 12,90% menjadi Rp 81, dan VTNY melemah 11,21% menjadi Rp 103.
Baca Juga
Lampaui Target, PTPP Ungkap Progress Proyek Bendungan Cibeet 12,62%
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 124,49 poin (1,69%) ke tertinggi baru tahun ini 7.469,23 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 663,46 miliar oleh investor asing. Net buy terbanyak disumbangkan saham ASII Rp 366,63 miliar, ANTM Rp 70,82 miliar, dan AMMN Rp 66,01 miliar.
Penguatan pesat indeks didukung lompatan sejumlah saham big cap, seperti DCII melesat 19,99% ke level tertinggi baru sepanjang masa menjadi Rp 346.725. Saham PANI melesat 10,78% menjadi Rp 16.700, ASSI melesat 5,54% menjadi Rp 4.950, TPIA naik 2,55% menjadi Rp 9.050, dan AMMN menguat 1,26% menjadi Rp 8.050.
Kenaikan tersebut terdorong penguatan pesat seluruh sektor saham dipimpin saham sektor teknologi naik 7,93%, sektor industry 2,91%, dan sektor property 2,39%. Adapun saham auto reject atas (ARA) bertebaran, yaitu saham KOKA naik 34,78% menjadi Rp 93, AMAR naik 34,13% menjadi Rp 224, dan IMJS naik 34,04% menjadi Rp 252. ARA juga melanda saham ARGO naik 25% menjadi Rp 1.550, IMAS naik 25% menjadiR p 1.100, dan DCII melesat 19,99% ke harga tertinggi baru sepanajng masa Rp 346.725.

