Saham Bank Melesat Topang IHSG Sesi I, BBRI Memimpin
JAKARTA, investortrust.id – Lima saham bank papan atas dengan kapitalisasi pasar (market cap) tebesar mencatatkan lompatan harga pada penutunan perdangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/12/2023).
Lompatan harga kelima saham bank papas atas ini turut memacu lonjakan IHSG BEI sebanyak 90 poin menjadi 7.165,70 dengan nilai transaksi yang melesat hingga turun minum. Sedangkan faktor penopang datang dari keputusan The Fed menahan tingkat suku bunga dan terbukanya peluang penurunan tingkat suku bunga tahun depan.
Baca Juga
IHSG Sesi I Melesat 90 Poin, Pertama Kalinya WIKA Pimpin Saham Tercuan
Berdasarkan data BEI, penguatan tertinggi melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat Rp 225 (4,25%) menjadi Rp 5.525. Kemudian disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kenaikan Rp 275 (3,17%) mnenjadi Rp 8.950.
Penguatan serupa juga melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 175 (3,06%) menjadi Rp 5.900, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp 175 (3,38%) menjadi Rp 5.350, dan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat Rp 65 (3,95%) menjadi Rp 1.710.
Ternyata penguatan juga melanda saham bank digital dengan penguatan yang paling tinggi, dibandingkan dengan bank konvensional lainnya. Di antaranya, saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menguat Rp 56 (13,21%) menjadi Rp 480, PT Bank Raya Indonesia tbk (AGRO) naik Rp 24 (7,45%) menjadi Rp 346.
Baca Juga
Begitu juga dengan saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) menguat Rp 150 (4,69%) menjadi Rp 3.350, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) naik Rp 65 (4,63%) menjadi Rp 1.470, dan PT Bank Bumi Artha Tbk (BNBA) naik tipis Rp 10 (1,26%) menjadi Rp 805.
Penguatan saham bank tersebut berimbas terhadap lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (14/12/2023), ditutup melesat sebanyak 90,36 poin (1,28%) menjadi 7.165,70. Sedangkan saham sektor keuangan naik mencapai 1,91%.

