IHSG Dibuka Melesat 48 Poin, Tiga Saham Ini kembali ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/7/2025), dibuka melesat sebanyak 48,75 poin (0,73%) menjadi 7.360. Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, khususnya saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).
Pergerakan indeks ditopang kenaikan saham sektor infrastruktur, energi, konsumer primer, teknologi, keuangan, property, hingga sektor kesehatan.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) naik 24,62% menjadi Rp 1.215, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) melesat 24,54% menjadi Rp 1.015, dan saham PT Indokripto Koin Semesta TbK (KOIN) melesat 24,58% menjadi Rp 735. Sebaliknya saham PT Merry Riana Edukas Tbk (MERI) akhirnya dibuka auto reject bawa (ARB) dengan penurunan 14,69% menjadi Rp 482.
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penguatan beruntun dalam sepekan mencapai 3,75% menjadi 7.311, bahkan sempat menyentuh tertinggi baru tahun ini level 7.401. Penguatan indeks juga mencetak rekor dengan kenaikan setiap hari secara beruntun dalam dua pekan terakhir.
Saham yang menjadi penopang utama penguatan indeks tersebut adalah PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dipicu lompatan harga sebanyak 143,75% menjadi Rp 975, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melesat 61,72% menjadi Rp 245.000, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebanyak 31,15% menjadi Rp 8.000.
Baca Juga
Penguatan indeks juga didukung dengan peningkatan rata-rata transaksi harian dalam sepekan atau 14-18 Juli 2025 sekitar 49,98% dari Rp 16,62 triliun menjadi Rp 11,08 triliun. Kemudian peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sepekan, yaitu sebesar 47,22%, menjadi 1,69 juta kali transaksi dari 1,14 juta kali transaksi pada pekan lalu.
BEI juga mencatakan peningkatan rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mencapai 28,16% menjadi 25,75 miliar saham dari 20,09 miliar saham pada pekan sebelumnya. Begitu juga dengan kapitalisasi pasar (market cap) BEI mengalami peningkatan sebesar 5,44% menjadi Rp 13.079 triliun dari Rp 12.404 triliun pada sepekan sebelumnya.

