Reliance Sekuritas Jagokan EMTK dan SCMA Hari Ini, Sebaliknya BREN Direkomendasikan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/7/2025), berpeluang menguat dengan rentang pergerakan 7.089 hingga 7.191. Empat saham dengan pilihan teratas terdiri atas EMTK dan SCMA. Sebaliknya MBMA dan BREN direkomendasikan sell on strength.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk white spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic golden cross pada area overbought. “Dengan demikian, kami proyeksikan IHSG hari ini akan mengalami penguatan dengan saham pilihan EMTK, SCMA, MBMA, dan BREN,” tulisnya dalam riset tersebut.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga dipengaruhi gerak indeks utama bursa AS yang ditutup bervariasi. Sentimen datang dari menguatnya saham Nvidia yang mendorong penguatan Nasdaq hingga menyentuh all time high. Sebaliknya bursa saham Asia dibuka bervariasi, indeks Nikkei 225 menguat +0,13% dan Kospi melemah -0,52%.
Di tengah peluang penguatan tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham EMTK dengan taget harga Rp 570 dan SCMA dengan target harga Rp 187. Sebaliknya saham MBMA dan BREN direkomendasikan sell on strength.
Baca Juga
Penjualan Melambat di Semester I, Bagaimana Dampaknya ke Saham Pakuwon Jati (PWON)?
Kemarin, IHSG ditutup melesat 43,32 poin (0,61%) menjadi 7.140,47 dengan investor asing masih lanjutkan penjualan (net sell) Rp 326,14 miliar di seluruh pasar. Kenaikan ditopang penguatan saham sektor infrastruktur 5,36%, sektor property 1,33%, sektro keuangan 0,58%, sektor teknologi 0,90%, dan sektor material dasar 0,11%.
Sedangkan saham penopang utama penguatan indeks datang dari berlanjutnya kenaikan harga saham BREN sebanyak 6,51% menjadi Rp 7.775. Penguatan indeks juga ditopang saham auto reject atas (ARA) sejumlah saham berikut, yaitu CDIA naik 25% menjadi Rp 625, COIN naik 25% menjadi Rp 380, ARGO menguat 25% menjadi Rp 900, MERI sebanyak 24,83% menjadi Rp 362, BLOG naik 24,49% menjadi Rp 605, dan NCRA naik 24,41% menjadi Rp 525.

