Net Sell Saham Rp 1,13 Triliun, Investor Asing Obral Jumbo Saham BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar sebanyak Rp 1,13 triliun, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/7/2025), melesat sebanyak 49,71 poin (0,71%) menjadi 7.097,15. Penyumbang terbesar net sell datang dari saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp 1,28 triliun.
Net sell lainnya disumbangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 344,71 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebanyak Rp 118,41 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak Rp 94,93 miliar, dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) senilai Rp 62,38 miliar.
Baca Juga
Dahsyat! Saham Grup Barito Melonjak, Prajogo Pangestu Panen Cuan Rp 73 Triliun dalam Sehari
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak dicatatkan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 139,56 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 95,62 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 80,71 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 74,87 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 73,53 miliar.
Terkait pemicu utama penguatan IHSG hari ini datang dari penguatan pesat harga saham emiten Prajogo, yaitu saham BREN dengan kenaikan hingga ARA sebanyak 19,67% menjadi Rp 7.300, PTRO juga ARA sebanyak 24,76% menjadi Rp 3.980, CDIA melesat ARA 25% menjadi Rp 500 atau telah naik sampai ARA dalam empat hari beruntun.
Selanjutnya saham BRPT melesat 16,67% menjadi Rp 2.100. Satu-satunya saham emiten Prajogo Pangestu dengan penguatan paling tipis dicatatkan saham TPIA sebanyak 2,30% menjadi Rp 10.025. Saham TPIA bergerak anomali saat saham grupnya melesat dan anak usahanya CDIA yang cetak ARA dalam empat hari beruntun sejak listing di bursa.
Penguatan ARA juga melanda saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) melesat 24,85% menjadi Rp 422, PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) naik 24,66% menjadi Rp 2.730, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) melesat 24,62% menjadi Rp 486, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menguat 24,59% menjadi Rp 304, PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) cetak ARA 25% menjadi Rp 290, dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) naik sebanyak 24,93% menjadi Rp 2.330.
Baca Juga
Selain JP Morgan, BlackRock dan Vanguard Juga Tambah Kepemilikan Saham BRI (BBRI)
Sedangkan dari sisi sectoral, kenaikan indeks hanya ditopang empat sektor saham berikut, yaitu saham sektor infrastruktur melambung 4,22%, sektor energi naik 3,57%, sektor material dasar menguat 2,19%, dan sektor kesehatan naik 0,70%. Sisanya membukukan penurunan, terbesar saham sektor keuangan 1,56%, sektor konsumer primer 1,78%, dan sektor industry melemah 0,28%.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam hari ini, yaitu saham MFIN turun 14,79% menjadi Rp 1.210, CLAY melemah 14,97% menjadi Rp 710, IOTF turun 14,41% menjadi Rp 101, AKPI turun 13,97% menjadi Rp 585, dan SHID turun 12,54% menjadi Rp 1.015.
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil ditutup melesat sebanyak 182,24 poin (2,65%) menjadi 7.047,43. Kenaikan harga juga diimbangi dengan peningkatan rata-rata nilai transaksi harian saham lebih dari Rp 10 triliun. Kenaikan tersebut ditopang listing delapan saham baru setelah 6 saham berhasil mencatat kenaikan harga pesat hingga auto reject atas (ARA) pekan ini.

