Net Sell Berlanjut Rp 812,83 Miliar, Asing Obral Saham BBRI dan BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 813,83 miliar, seiring dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4/2026), ditutup jatuh sebanyak 157,66 poin (2,19%) menjadi 7.026.
Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 219,74 miliar, BMRI sebanyak Rp 205,43 miliar, DEWA mencapai Rp 106,62 miliar, ANTM senilai Rp 102,91 miliar, dan PTRO mencapai Rp 57,07 miliar.
Baca Juga
OJK dan BEI Rampungkan 4 Reformasi Pasar Modal, Dorong Transparansi dan Standar Global
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham berikut, yaitu BBCA sebanyak Rp 133,64 miliar, ADRO senilai Rp 126,71 miliar, AADI sebanyak Rp 72,93 miliar, BUMI Rp 45,55 miliar, dan INDF mencapai Rp 44,98 miliar.
Pelemahan indeks hari ini dipicu atas pelemahan hampir seluruh sektor saham, sektor material dasar 4,86%, sektor infrastruktur 3,96%, sektor energi 2,94%, sektor teknologi 2,07%, sektor property 1,57%, dan sektor keuangan 0,72%. Sebaliknya saham sektor consumer primer masih berhasil naik 0,45%.
Tekanan indeks juga datang dari penurunan beberapa saham big cap, seperti BREN, DCII, TPIA, BRPT, AMMN, MORA, CUAN, BYAN, ITMG, hingga PANI dan CBDK.
Baca Juga
Trump Klaim Target Perang Hampir Tercapai, Iran Balas Serangan dan Bantah Gencatan Senjata
Meski IHSG anjlok, beberapa saham ini justru catatkan kenaikan pesat dengan dua saham auto reject atas (ARA), seperti ALKA naik 24,83% menjadi Rp 905 dan MSIN naik 24,63% menjadi Rp 835. Kenaikan juga melanda saham BEER sebanyak 21,71% menjadi Rp 157, YPAS menguat 20,35% menjadi Rp 1.390, dan ASPR menguat 14,78% menjadi Rp 264.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 136,22 poin (1,93%) menjadi 7.184,44. Sebaliknya investor asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 165,50 miliar. Terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 374,03 miliar, BBRI mencapai Rp 318,21 miliar, dan BBNI Rp 135,12 miliar.

