Unilever (UNVR) Tetapkan Dividen Interim Rp 2,4 Triliun, Simak Jadwal Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menetapkan pembagian dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 2,40 triliun. Angka tersebut setara dengan Rp 63 per saham.
Manajemen Unilever dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa pembagian dividen interim tersebut sesuai dengan keputusan dewan direksi dan telah disetujui dewan komisaris perseroan pada 24 November 2023.
Baca Juga
Laba Unilever (UNVR) Melorot 9% Jadi Rp 4,19 Triliun di Kuartal III-2023
Dividen tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 19 Desember 2023. Sedangkan cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi ditetapkan pada 6 Desember 2023.
Pembagian dividen tersebut didasarkan laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 2,75 triliun hingga September 2023. Dividen interim tersebut juga mempertimbangkan saldo laba ditahan yang tak dibatasi penggunaannya Rp 3,74 triliun dan total ekuitas Rp 3,93 triliun.
Perseroan sebelumnya mengumumkan laba bersih Rp 4,19 triliun hingga kuartal III-2023, atau turun sebanyak 9,11% secara tahunan atau year on year (YoY), dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 4,61 triliun.
Penurunan laba bersih dari raksasa consumers goods tersebut sejalan dengan perolehan penjualan yang turun 3,29% YoY menjadi Rp 30,50 triliun per kuartal III-2023, dibanding posisi Rp 31,54 triliun di periode yang sama tahun 2022.
Baca Juga
Target Kinerja Kalbe Farma (KLBF) 2023-2024 Dipangkas, Bagaimana Prospek Sahamnya ke Depan?
Penurunan penjualan terjadi pada seluruh segmen, terdiri dari segmen home care sebesar 4,39% year-on-year (YoY) menjadi Rp19,92 triliun. Sedangkan segmen makanan dan minuman turun tipis 1,11% YoY menjadi penjualan Rp10,58 triliun.
Perseroan berhasil menekan harga pokok penjualan dari Rp 16,59 triliun menjadi Rp 15,23 triliun, alhasil Perseroan membukukan laba kotor Rp 15,27 triliun, naik dibanding periode yang sama tahun 2022 yang tercatat Rp 14,94 triliun.

