IHSG Berpotensi Sideways, Simak Enam Rekomendasi Saham Hari Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi bergerak sideways dalam rentang 6.830-6 950, seiring penantian kepastian tarif Presiden Trump untuk Indonesia.
“Level support IHSG ada pada 6.780-6.830 sedangkan resistance berkisar 6.950-7.000,” tulis Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam riset yang dipublikasikan Senin (7/7/2025).
Untuk ide perdagangan, BNI Sekuritas merekomendasikan saham BKSL, TOBA, BMRI, AMMN, MDKA, dan RAJA
- BKSL Buy on Weakness dengan area beli di Rp 128-131, cutloss di bawah Rp 126. Target dekat di Rp 135-137.
- TOBA Spec Buy dengan area beli di Rp 810-820, cutloss di bawah Rp 800. Target dekat di Rp 835-855.
- BMRI Spec Buy dengan area beli di Rp 4.680-4.730, cutloss di bawah Rp 4 600. Target dekat di Rp 4.800-4.870.
- AMMN Spec Buy dengan area beli di Rp 8.425-8.500, cutloss di bawah Rp 8.250. Target dekat di Rp 8.625-8.800.
- MDKA Spec Buy dengan area beli di Rp 2.020-2.070, cutloss di bawah Rp 2.000. Target dekat di Rp 2.100-2.170.
- RAJA Spec Buy dengan area beli di Rp 2.220-2.290, cutloss di bawah Rp 2.200. Target dekat di Rp 2.350-2.370.
IHSG Jumat lalu ditutup turun 0,19%, disertai dengan net sell asing sebanyak Rp 239 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah ANTM, BBRI, BBCA, TLKM dan UNVR.
Menjelang libur, indeks utama Wall Street melesat pada perdagangan Kamis (3/7/2025). Kenaikan tersebut seiring rilis data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,77%, S&P 500 menguat 0,83% dan Nasdaq Composite melesat 1,02%. Kenaikan tersebut terjadi setelah laporan nonfarm payrolls (NFP) menunjukkan adanya tambahan 147 ribu lapangan kerja pada Juni, melampaui ekspektasi sebesar 110 ribu.
Baca Juga
Meski IHSG Turun 0,47% Sepekan, 10 Saham Dipimpin KRYA justru Bikin Investor makin ‘Tajir’
Sementara, tingkat pengangguran turun ke 4,1%, di bawah ekspektasi naik ke 4,3%. Laporan ketenagakerjaan yang kuat ini menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi AS dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Di sisi emiten, saham Tripadvisor melesat 16,7% setelah Wall Street Journal melaporkan investor aktivis Starboard Value telah membangun saham lebih dari 9% di perusahaan perjalanan daring tersebut.
Saham Datadog juga naik 14,9% setelah perusahaan keamanan cloud tersebut ditetapkan untuk menggantikan Juniper Networks di S&P 500.
Di sisi lain, perdagangan Kamis ditutup lebih awal pukul 13.00 waktu New York karena libur Hari Kemerdekaan AS pada Jumat (4/7/2025).
Sedangkan Bursa Asia bergerak bervariasi dengan cenderung menguat pada perdagangan Jumat pekan lalu (4/7). Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,06%, indeks Topix turun
0,04%, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,64%, indeks Taiex Taiwan turun 0,73%, Shanghai Composite naik 0,32%, indeks Kospi Korea Selatan menurun 1,99% dan indeks ASX 200 Australia menguat 0,08%.
Sementara itu, FTSE Straits Times melemah 0,15% dan FTSE Malay KLCI menguat 0,08%. Sebagian besar pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Jumat, mengikuti kenaikan di Wall Street setelah laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan. “Hal tersebut berhasil meredakan kekhawatiran investor akan perlambatan ekonomi AS,” tutup Fanny.

