'Trader' Legendaris Peter Brandt Ramal Bitcoin Bakal Tembus US$ 140.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan kekuatan yang signifikan, naik sebesar 2,43% hingga mencapai level US$ 109.500 pada 3 Juli 2025, seiring dengan sorotan dari trader kawakan Peter Brandt mengenai breakout kuat yang terlihat di chart, dengan potensi reli hingga US$ 140.000.
Namun, Arthur Hayes mengambil pandangan bearish menjelang acara Jackson Hole pada Agustus 2025, memperkirakan potensi kejatuhan Bitcoin hingga US$ 90.000. Data CPI penting yang akan datang serta pertemuan FOMC di Juli 2025 juga diperkirakan akan menambah volatilitas pasar.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin saat ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini:
Melansir dari Pintu, Jumat (4/7/2025), pada hari ini harga Bitcoin tercatat berada di level US$ 109,274 atau setara dengan Rp 1.771.924.619, mengalami kenaikan 0,87% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC sempat menyentuh level terendahnya di Rp 1.756.001.899, dan harga tertingginya di Rp 1.786.248.822.
Dilansir dari CoinMarketCap, kini kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar US$ 2.17 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 10% menjadi US$ 49.49 miliar.
Dalam sebuah pesan bernada misterius di platform X, trader kawakan Peter Brandt membagikan chart terbaru untuk pasangan BTC/USD. Saat membagikan chart terbalik, Brandt secara sarkastik berkomentar.
“Apakah bear flag (kotak kuning) ini terlalu jelas bagi semua orang hingga akhirnya tidak bekerja? Atau apakah chart ini akan jatuh dari tebing? Hanya bertanya," tulisnya.
Chart yang dibagikan Peter Brandt menunjukkan target harga Bitcoin berikutnya di US$ 104.000 setelah breakout, yang selaras dengan prediksi terkini dari Standard Chartered.
Prediksi Brandt sejalan dengan pergerakan Bitcoin yang mengikuti trajektori suplai uang global M2, yang baru-baru ini mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 55,48 triliun. Sejak tahun 2024, Bitcoin telah mengikuti pola pergerakan M2 secara erat, dan breakout saat ini bisa menjadi momen penting bagi BTC.
Pada saat laporan ini dibuat, harga Bitcoin diperdagangkan di level US$ 109,274 dengan volume perdagangan harian yang berada di sekitar US$ 49 miliar. Di sisi lain, data dari Coinglass menunjukkan peningkatan 7,28% dalam minat terbuka futures BTC, mengindikasikan sentimen bullish di kalangan trader.
Selain itu, data CPI AS untuk bulan Juni diperkirakan akan memainkan peran krusial dalam menentukan arah pasar selanjutnya. Pasar juga memperkirakan adanya pemotongan suku bunga oleh The Fed pada bulan Juli ini.

