Tak Likuid, Asuransi Ramayana (ASRM) Rancang Stock Split
JAKARTA, investortrust.id – PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) berencana menggelar pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:4. Aksi tersebut akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa pada 23 April 2024.
Manajemen ASRM dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa stock split tersebut bertujuan meningkatkan permintaan terhadap saham perseroan dan memperluas basis investor. Aksi ini juga bagian dari pemenuhan jumlah saham beredar (free float).
Baca Juga
Stock split tersebut akan membuat jumlah saham ASRM bertambah dari semula 304,28 juta saham menjadi 1,21 miliar saham. Sedangkan nilai nominal akan dipecah dari Rp 500 menjadi Rp 125 per saham.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ASRM berada di level Rp 1.600. Saat ini, BEI masih memberikan notasi khusus ‘X’ pada saham ASRM atau masuk dalam pemantauan khusus, karena likuditas transaksi sangat rendah dan rata-rata transaksi harian saham kurang dari 10 ribu saham dalam enam bulan terakhir.
Baca Juga
4 Harapan Ombudsman ke Pemerintah, dari Revisi UU hingga Insentif
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Syahrial bertindak sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 31,51%, Wirastuti Puntaraks memegang 11,64%, A Winoto Doeriat menggenggam 19,17%, PT Ragam Venturindo menguasai 10,57% saham. Sisanya masyarakat hanya kendalikan 6,74%.

