IHSG Sesi I Ditutup Rebound Tipis, Lima Saham Ini dengan Kenaikan Tertinggi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (25/6/2025) atau perdagangan hari terakhir pekan ini, ditutup rebound sebanak 12,84 poin (0,19%) menjadi 6.844. Pergerakan dalam rentang 6.817-6.866 dengan nilai transaksi Rp 4,71 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,53%, sektor keuangan 0,52%, sektor consumer primer 0,44%, sektor keuangan 0,38%, dan sektor infrastruktur 0,63%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry, consumer non primer, dan teknologi.
Baca Juga
Dapat "Lampu Hijau" Pemegang Saham, Bank Raya (AGRO) Siapkan Rp 20 M untuk 'Buyback' Saham
BEI juga mencatatkan lompatan harga sejumlah saham sesi I, yaitu saham PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik 21,05% menjadi Rp 1.265, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 17.78% menjadi Rp 106, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 17,54% menjadi Rp 67, PT Pakuan Tbk (UANG) menguat 16,81% menjadi Rp 264, dan PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) naik 13,55% menjadi Rp 880.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan terdahsyat sesi I, yaitu saham RGAS anjlok 14,93% menjadi Rp 114, APEX turun 10,71% menjadi Rp 125, CBRE melemah 9,52% menjadi Rp 57, INRU turun 9,46% menjadi Rp 1.005, dan MPXL melemah 8,63% menjadi Rp 127.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,03 poin (0,54%) menjadi 6.832 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 931,09 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 503,71 miliar, BMRI senilai Rp 358,30 miliar, dan PGEO bernilai Rp 58,37 miliar.
Baca Juga
Sekuritas Ini Revisi Turun Target Laba Bank Mandiri (BMRI), Bagaimana Sahamnya?
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham, seprti sektor material dasar turun 2,03%, sektor energi 1,77%, sektor property 1,33%, sektor consumer primer 1,14%, dan sektor keuangan 0,11%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi, teknologi, consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Meski IHSG melamah akibat profit taking, empat saham justru ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 34,33% menjadi Rp 90, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 25% menjadi Rp 5.600, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 25% menjadi Rp 1.075, dan PT Master Print Tbk (PTMR) naik 24,67% menjadi Rp 374.

