Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Dua Saham Emiten Prajogo Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/6/2025), diproyeksikan lanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan 6.738-6.830 dengan saham pilihan BRPT, WIFI, PNBN, dan TPIA.
Reliance Sekurtas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk hammer, masih di atas MA80, indikator Stochastic mengindikasikan golden cross pada area deep oversold.
Baca Juga
Dua Emiten Salim Bagikan Dividen Rp 5,37 Triliun, Berikut Yield dan Jadwalnya
“Dengan demikian, kami proyeksikan IHSG hari ini akan mengalami kenaikan dengan saham pilihan BRPT, WIFI, PNBN, dan TPIA,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Pergerakan indeks juga ditopang gerak indeks utama bursa AS ditutup setelah gencatan senjata antara Israel dan Iran. Dow Jones melesat 1,19%, S&P500 menguat 1,11%, dan Nasdaq melesat 1,43%. Begitu juga dengan bursa saham Asia dibuka mayoritas menguat pagi ini.
Di tengah peluang penguatan tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham emiten Prajogo Pangestu, BRPT, dengan target harga Rp 1.710, WIFI dengan target harga Rp 2.350, PBNN dengan target harga Rp 1.285, dan TPIA dengan target harga Rp 10.550.
Baca Juga
Meski Daya Beli Turun, Prospek Keuangan dan Saham Cimory (CMRY) Diprediksi Tak Goyah
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 82,03 poin (1,21%) menjadi 6.869 dengan pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 928,88 miliar. Kenaikan tertinggi dicatatkan saham sektor consumer primer 3,02%, sektor property 3,20%, sektor keuangan 1,48%, sektor consumer non primer 1,90%, dan sektor kesehatan 2,03%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor saham energi 0,59%.
Di penguatan tersebut, tiga saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) sebanyak 24,79% menjadi Rp 4.460, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) menguat 24,76% menjadi Rp 655, dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 24,64% menjadi Rp 800.

