Permintaan Alat Berat Turun, Tapi Sekuritas Ini Pertahankan Beli Saham UNTR
JAKARTA, investortrust.id – Trimegah Sekuritas menyebutkan bahwa valuasi saham PT United Tractors Tbk (UNTR) kian menarik setelah terjadi penurunan berkisarn 10% dalam sebulan terakhir. Seluruh sentiment negative telah terefleksi pada saham perseroan, sehingga potensi penguatan terbuka.
“Kami mempertahankan rekomendasi beli saham UNTR dengan target harga direvisi turun menjadi Rp 29.000. Saham UNTR saat ini diperdagangan pada level perkiraan PE sebanyak 5,1 kali tahun 2024 yang membuat makin atraktif,” tulis analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Saham Lovina Beach (STRK) Anjlok Dalam Pekan Ini, Dekati Harga IPO
Rekomendasi beli tersebut mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti perseroan masih menunjukkan kinerja operasional yang kuat tahun 2024, meskipun penjualan alat berat diprediksi turun.
UNTR merupakan emiten dengan dividen menggiurkan yang merefleksikan yield dividen sekitar 10% dengan harga saham saat ini. “Kami juga menilai bahwa penurunan harga batu bara telah terefleksi pada saham UNTR saat ini. Sedangkan harga batubara kokas mulai menunjukkan tren kenaikan dalam dua pekan terakhir,” terangnya.
Terkait proyeksi kinerja operasional, dia mengatakan, perseroan sebelumnya telah memangkas turun target volume penjualan alat berat menjadi 3.800 unit tahun 2023 dan sebanyak 4.000 unit tahun 2024. Pemangkasan tersebut menggambarkan belanja operasional perusahaan pertambangan mulai turun akibat harga jual komoditas yang lemah.
Baca Juga
United Tractors (UNTR): Valuasi Atraktif, Dividend Yield Tinggi
Meski demikian, dia mengatakan, berdasarkan data bisnis kontraktor penambangan batu bara masih dapat bertahan tumbuh, meskipun penjualan alat berat turun. Hal ini terungkap dari catatan perseroan dalam beberapa tahun terakhir.
Trimegah Sekuritas memperkirakan penurunan laba inti perseroan menjadi Rp 18,81 triliun tahun ini dan menjadi Rp 16,47 triliun tahun 2024, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 21,44 triliun.
Prospek Kinerja Keuangan UNTR

