Saham Platinum Wahab (TGUK) Masuk UMA, Harganya Tetap Berkibar
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan aktivitas perdagangan saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) di luar kebiasaan atau unusual market activity/UMA. Hal ini setelah terjadi lonjakan harga saham tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Data perdangan saham BEI kemarin mencatat saham TGUK berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 47 (34,56%) menjadi Rp 183. Sedangkan sepanjang September 2023 berjalan saham TGUK telah melesat dari penutupan akhir bulan lalu Rp 101 menjadi Rp 183.
Penguatan harga saham TGUK juga berlanjut pada perdagangan awal saham, Selasa (19/09/2023), dengan kenaikan Rp 37 (20,22%) menjadi Rp 220 hingga pukul 09.15 WIB.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Bergerak Sideways, Empat Saham Ini Layak Dipertimbangkan
Terkait kinerja keuangan, TGUK mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan menjadi Rp 2,89 miliar hingga semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2,44 miliar. Peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan perseroan dari Rp 63,07 miliar menjadi Rp 66,05 miliar.
Sedangkan bertindak sebagai pemegang saham utama perseroan adalah PT Dinasti Kreatif dengan menggemgam sebanyak 69,34% saham TGUK. Sisanya dikuasai perorangan Najib Wahab Mauluddin dan Maulana Hakim masing-masing sebanyak 0,33%.

